Ilustrasi PPDB DKI Jakarta. MI/Angga Yuniar
Ilustrasi PPDB DKI Jakarta. MI/Angga Yuniar

UTBK di UGM Diikuti 12.243 Peserta

Ahmad Mustaqim • 21 Mei 2022 18:54
Yogyakarta: Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Gadjah Mada (UGM) diikuti 12.243 peserta. Meski pemerintah telah melakukan pelonggaran, pelaksanaan UTBK tetap digelar dengan protokol pencegahan covid-19. 
 
Rektor UGM Panut Mulyono menyatakan 12.243 peserta itu meliputi 6.573 peserta ujian Saintek, 5.186 peserta ujian Soshum, dan 473 peserta ujian Campuran. UTBK UGM digelar di 14 lokasi. 
 
"Pelaksanaan UTBK di UGM tersebar di 14 lokasi dan 47 ruangan dan terbagi menjadi 13 sesi di mana setiap pada sesi disediakan perangkat ujian sebanyak maksimal 979 komputer," kata Panut di UGM, Sabtu, 21 Mei 2022. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pelaksanaan UTBK di UGM dimulai sejak 17 hingga 23 Mei 2022. Dalam implementasinya, ujian tahun ini tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan di tahun sebelumnya.
 
"Semua berjalan dengan baik dan tidak ada kecurangan,"ungkap Panut.
 
UTBK 2022 di UGM menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19. Sejumlah fasilitas disediakan untuk mendukung penerapan protokol kesehatan di seluruh lokasi ujian. 
 
Baca: Harapan Warga UGM untuk Rektor Baru Ova Emilia
 
Fasilitas protokol kesehatan di antaranya tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan alat pengukur suhu. Selain itu, menyediakan drop zone dan ruang tunggu yang memadahi syarat physical distancing. UGM juga menyiapkan tim satgas Covid-19 yang bertugas untuk memantau kesehatan para peserta dan panitia ujian UTBK
 
Ketua Satgas Covid-19 UGM, Rustamadji, menambahkan pelaksanaan UTBK yang berjalan selama lima hari ini berjalan kondusif. Ia mengatakan seluruh peserta ujian dinyatakan sehat dan bebas covid-19.
 
"UTBK di UGM terkendali, tidak ada yang ditemukan sakit covid-19," ucapnya. 
 
Rustamadji mengatakan ada beberapa peserta ujian yang belum mendapatkan dosis vaksin secara lengkap. Namun setelah melalui pemeriksaan oleh tim kesehatan semuanya negatif covid-19.
 
"Selain fasilitas untuk mendukung protokol kesehatan, kita juga siapkan pos kesehatan di Perpusatakaan, Fakultas Teknik, dan Sekolah Vokasi. Selain itu juga dua dokter serta ambulance mobile," ujar Panut.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif