Puluhan lampion terpasang di Halaman Balai Kota Surakarta untuk menyambut Imlek. ANTARA/Aris Wasita
Puluhan lampion terpasang di Halaman Balai Kota Surakarta untuk menyambut Imlek. ANTARA/Aris Wasita

Tradisi Grebek Sudiro Perayaan Imlek di Solo Ditiadakan

Nasional jawa tengah Imlek Gibran Rakabuming Raka Kota Solo
Antara • 26 Januari 2022 12:46
Solo: Kota Solo, Jawa Tengah akan menyelenggarakan perayaan Imlek tahun ini secara sederhana mengingat pandemi covid-19 yang belum mereda. Ketua Panitia Imlek Bersama 2022 Kota Solo Sumartono Hadinoto mengatakan saat ini hanya akan ada 1.000 lampion yang terpasang.
 
Sumartono mengatakan jika pada tahun-tahun sebelum pandemi  jumlah lampion yang dipasang di kawasan Pasar Gede dan beberapa titik lain mencapai 5.000 lampion. Ia mengatakan 1.000 lampion tersebut akan dipasang di Halaman Balai Kota Surakarta, Tugu Pemandengan di depan Pasar Gede, dan Jembatan Pasar Gede.
 
Selain itu, akan ada pemasangan lampion shio di beberapa titik, yakni Shio Macan sepanjang lima meter dari kepala hingga ujung ekor dan Shio Dewa Uang yang akan dipasang di depan Balai Kota Surakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Shio Dewa Uang ini agar rezeki sepanjang Tahun Harimau melimpahi kita semua. Nanti untuk penyalaan lampu lampion akan dikawal ketat dari TNI/Polri dan Satpol PP," katanya.
 
Untuk menyederhanakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan selama Imlek tersebut, untuk Grebek Sudiro akan ditiadakan. Sedangkan perayaan Cap Go Meh yang biasanya diikuti 1.000 peserta, untuk tahun ini akan dipangkas menjadi 200 peserta.
 
"Tahun ini di Cap Go Meh hanya ada doa bersama, hiburan, dan barongsai," katanya.
 
Baca: Sambut Imlek, Vihara Dharma Ramsi di Bandung Bersolek
 
Selain itu, pawai 10 barongsai naga yang bermain di sepanjang jalan menuju Balai Kota Surakarta dibatalkan.
 
"Setelah kami berkoordinasi dengan Ketua Satgas Covid-19 Kota Surakarta, akhirnya kami batalkan. Nanti hanya akan ada cucuk lampah yang mengantarkan Pak Wali (Wali Kota Surakarta) dari transit menuju tempat acara dan sedikit tarian Barongsai di Solo," katanya.
 
Ia menjelaskan untuk memastikan tidak terjadi kerumunan warga yang ingin swafoto di sekitar lampion dan shio, nantinya panitia juga menyediakan tempat berfoto bertema Imlek di Pucang Sawit, Kecamatan Jebres dan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ).
 
"Untuk yang di TSTJ nanti background (latar belakang) foto harimau beneran namun ada di dalam kerangkeng. Harapannya warga bisa memanfaatkan lokasi-lokasi tersebut agar tidak terjadi kerumunan di satu lokasi tertentu," katanya.
 
Sebelumnya, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan Imlek tahun ini kembali diadakan namun secara sederhana.
 
"Imlek sudah dua tahun ini hilang (ditiadakan). Mesakke (kasihan) kalau hilang lagi, yang penting protokol kesehatan ketat. Namun memang tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya, Grebek Sudiro kami hilangkan tetapi grebek Imlek jangan sampai hilang," katanya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif