Bupati Idza Priyanti melakukan pengecekan pelaksanaan Pilkades serentak di Brebes, Jawa Tengah. Medcom.id/Kuntoro Tayubi
Bupati Idza Priyanti melakukan pengecekan pelaksanaan Pilkades serentak di Brebes, Jawa Tengah. Medcom.id/Kuntoro Tayubi

Brebes Batal Gelar Pilkades Serentak e-Voting

Nasional Pilkades
Kuntoro Tayubi • 23 November 2019 12:37
Brebes: Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, batal menggelar Pilkades serentak tahap kedua pada bulan Desember mendatang dengan cara Electronic Voting (e-Voting). Lantaran alat Sistem Informasi Desa (SID) yang akan digunakan belum siap.
 
Pelaksaa Tugas Kabag Pemdes Setda Brebes, Laode Aris Vindar Nugroho, mengatakan keputusan pembatalan Pilkades melalui e-voting tersebut diambil setelah digelar rapat bersama oleh Bupati Brebes. Pilkades akan tetap digelar secara serentak namun secara manual.
 
"Pilkades serentak secara elektronik yang akan dilaksanakan di 108 desa batal, salah satunya karena soal pengadaan perangkat komputer. Secara manual nanti akan diselenggarakan serentak pada pertengahan Desember," kata Aris saat dihubungi Medcom.id Sabtu, 23 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aris menjelaskan sesuai jadwal, awalnya Pilkades di zona selatan akan digelar 8 Desember, zona tengah akan digelar pada 15 Desember dan zona utara digelar pada 22 Desember. Atas keputusan pembatalan e-voting itu, pihaknya akan melaksanakan Pilkades secara manual yaitu dengan mencoblos pada kertas surat suara secara serentak di 108 desa pada Rabu, 18 Desember mendatang.
 
Alat e-voting yang dikemas dengan pengadaan SID, hingga saat ini baru ada 50 unit dari total pengadaan 292 unit. Satu unit alat SID tersebut hanya mampu menyimpan maksimal 1.000 data pemilih.Sehingga, setiap desa membutuhkan lebih dari satu alat guna pelaksanaan Pilkades e-voting.
 
"Kami telah mengecek langsung ke perusahaan pembuat alat tersebut di Jakarta. Hasilnya, peralatan yang diperlukan ini belum siap sepenuhnya," jelas Laode.
 
Terpisah Bupati Brebes, Idza Priyanti, memastikan akan segera mungkin merilis pembatalan Pilkades e-voting dan melaksanakan Pilkades secara manual. Ia mengaku sudah menyiapkan dua skema terkait pelaksanaan Pilkades yaitu melalui e-voting dan manual.
 
"Saya sudah meminta dinas dan instansi terkait untuk memastikan kesiapan peralatan SID yang tengah dalam proses pengadaan tersebut. Hasil pengecekan sudah diputuskan agar Pilkades di 108 desa digelar secara serentak secara manual," kata Idza.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif