Bandung: Direktur Utama Perumda Tirtawening Kota Bandung, Sonny Salimi, menyerahkan berkas penjaringan Calon Wali Kota (Cawalkot) Bandung ke kantor DPC Partai Gerindra, pada Rabu, 8 Mei 2024. Diihantar oleh ratusan pendukung, berkas yang diserahkan Sonny dinyatakan lengkap dan berhak melaju ke tahap selanjutnya.
"Rabu ini saya bisa memenuhi kelengkapan yang menjadi persyaratan pendaftaran Bacalon wali kota di Partai Gerindra, semoga ini bisa menjadi langkah awal saya bisa mengabdi bisa memenuhi keinginan teman-teman baik dari ormas AMS, tarung Drajat atau masyarakat yang lain untuk bisa berkarya lebih luas lagi di Kota Bandung," kata Sonny usai menyerahkan berkas penjaringan Cawalkot di lokasi.
Sonny mengaku siap untuk mengikuti tahap uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test dalam penjaringan Cawalkot Bandung di Partai Gerindra. Sonny optimistis bisa melewati tahapan tersebut karena telah beberapa kali fit and proper test.
"Saya sudah berkali kali mengikuti fit and proper test dan saya juga mengelola infrastruktur saya pikir ini sesuatu yang biasa," sahutnya.
Sonny akan melakukan sosialisasi lebih masif untuk memuluskan diri dalam penjaringan Cawalkot Bandung di Gerindra. Kedekatan dengan mantan Walikota Banding dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil pun menjadi modal berharga bagi Sonny untuk melakukan pembangunan yang menjadi visi misinya maju di Pilkada Kota Bandung.
"Saya harus memperkenalkan diri, mungkin tidak ada yang tahu saya ini siapa, saya harus memperkenalkan diri, saya siapa, punya track recor seperti apa, apa karyanya, nanti akan saya sampaikan," bebernya.
Sementara itu, Koordinator Penjaringan Cawalkot Bandung Partai Gerindra, Abi Seba mengatakan bahwa Sonny merupakan orang pertama yang menyerahkan formulir pendaftaran penjaringan Cawalkot Bandung Partai Gerindra.
Dari hasil pemeriksaan, data-data administrasi berupa SKCK, surat pernyataan sehat, hingga surat keterangan tidak pernah terlibat tindak pidana maupun narkoba yang menjadi syarat penjaringan telah dilengkapi oleh Sonny Salimi.
"Iya yang pertama. Alhamdulillah, makanya tadi saya terima karena sudah lengkap," kata Abi ditempat yang sama.
Sejauh ini, sudah ada 5 orang baik kader internal maupun eksternal yang telah mengambil formulir pendaftaran penjaringan Cawalkot Bandung Partai Gerindra. Menurutnya, jumlah tersebut diperkirakan bakal bertambah karena masih ada sejumlah kader yang akan mengambil formulir yang sama.
"Ada 5 (yang ambil formulir) tapi sebenarnya bukan 5, masih akan ada lagi dari internal yang akan mengambil formulir. Kita lihat saja, sampai tanggal 12 (Mei)," ungkapnya.
Bandung: Direktur Utama Perumda Tirtawening Kota Bandung, Sonny Salimi, menyerahkan berkas penjaringan Calon Wali Kota (
Cawalkot) Bandung ke kantor DPC Partai Gerindra, pada Rabu, 8 Mei 2024. Diihantar oleh ratusan pendukung, berkas yang diserahkan Sonny dinyatakan lengkap dan berhak melaju ke tahap selanjutnya.
"Rabu ini saya bisa memenuhi kelengkapan yang menjadi persyaratan pendaftaran Bacalon wali kota di
Partai Gerindra, semoga ini bisa menjadi langkah awal saya bisa mengabdi bisa memenuhi keinginan teman-teman baik dari ormas AMS, tarung Drajat atau masyarakat yang lain untuk bisa berkarya lebih luas lagi di Kota Bandung," kata Sonny usai menyerahkan berkas penjaringan Cawalkot di lokasi.
Sonny mengaku siap untuk mengikuti tahap uji kepatutan dan kelayakan atau
fit and proper test dalam penjaringan Cawalkot Bandung di Partai Gerindra. Sonny optimistis bisa melewati tahapan tersebut karena telah beberapa kali
fit and proper test.
"Saya sudah berkali kali mengikuti
fit and proper test dan saya juga mengelola infrastruktur saya pikir ini sesuatu yang biasa," sahutnya.
Sonny akan melakukan sosialisasi lebih masif untuk memuluskan diri dalam penjaringan Cawalkot Bandung di Gerindra. Kedekatan dengan mantan Walikota Banding dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil pun menjadi modal berharga bagi Sonny untuk melakukan pembangunan yang menjadi visi misinya maju di Pilkada Kota Bandung.
"Saya harus memperkenalkan diri, mungkin tidak ada yang tahu saya ini siapa, saya harus memperkenalkan diri, saya siapa, punya track recor seperti apa, apa karyanya, nanti akan saya sampaikan," bebernya.
Sementara itu, Koordinator Penjaringan Cawalkot Bandung Partai Gerindra, Abi Seba mengatakan bahwa Sonny merupakan orang pertama yang menyerahkan formulir pendaftaran penjaringan Cawalkot Bandung Partai Gerindra.
Dari hasil pemeriksaan, data-data administrasi berupa SKCK, surat pernyataan sehat, hingga surat keterangan tidak pernah terlibat tindak pidana maupun narkoba yang menjadi syarat penjaringan telah dilengkapi oleh Sonny Salimi.
"Iya yang pertama. Alhamdulillah, makanya tadi saya terima karena sudah lengkap," kata Abi ditempat yang sama.
Sejauh ini, sudah ada 5 orang baik kader internal maupun eksternal yang telah mengambil formulir pendaftaran penjaringan Cawalkot Bandung Partai Gerindra. Menurutnya, jumlah tersebut diperkirakan bakal bertambah karena masih ada sejumlah kader yang akan mengambil formulir yang sama.
"Ada 5 (yang ambil formulir) tapi sebenarnya bukan 5, masih akan ada lagi dari internal yang akan mengambil formulir. Kita lihat saja, sampai tanggal 12 (Mei)," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WHS)