Kapal rusak yang karam akibat tsunami di Kampung Nelayan Teluk, Labuan, Pandeglang, Banten (26/12/2018).ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.
Kapal rusak yang karam akibat tsunami di Kampung Nelayan Teluk, Labuan, Pandeglang, Banten (26/12/2018).ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.

Nelayan di Pandeglang Belum Melaut karena Kapal Rusak

Nasional Tsunami di Selat Sunda
Antara • 08 Januari 2019 16:09
Pandeglang: Sebagian besar nelayan pesisir Pantai Labuan Kabupaten Pandeglang, Banten, belum melaut pascatsunami. Alasan belum melaut lantaran banyak kapal dan perahu yang masih rusak atau hilang.
 
"Kita saat ini tengah memperbaiki kapal yang rusak itu," kata Mathoni, seorang nelayan TPI Teluk, Labuan, Kabupaten Pandeglang, Selasa, 8 Januari 2018.
 
Mathoni menjelaskan, ada sekitar 80 persen nelayan di wilayahnya yang belum melaut. Kapal-kapal para nelayan tersebut dalam keadaan rusak berat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan, kapal-kapal nelayan itu kondisinya menumpuk saling bertabrakan akibat kuatnya gelombang tsunami beberapa waktu lalu. Menurut Mathoni, dengan kondisi demikian, para nelayan merasa kesulitan untuk penarikan bangkai kapal dan perahu.
 
"Kami berharap Kementerian Kelautan dapat memberikan bantuan kapal juga alat tangkap," harap Mathoni.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif