Garut: Pelajar berusia 12-17 tahun di Garut, Jawa Barat, sudah mendapat vaksinasi covid-19 sinovac. Pemerintah Kabupaten Garut menargetkan bisa memvaksiknasi pelajar sebanyak 293.330 orang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Asep Surachman, mengatakan vaksinasi terus dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan.
"Untuk vaksinasi usia remaja di Kabupaten Garut masih dilakukan dengan sasaran sebanyak 293.330 orang dan capaian masih diangka 5.000 orang anak-anak usia 12 -17 tahun," kata Asep di Garut, Kamis, 5 Agustus 2021.
Baca: RSUD Babel Tambah 100 Tempat Tidur Pasien Covid-19
Asep mengatakan pihaknya akan menerapkan dua strategi dalam melaksanakan vaksinasi untuk anak. Yakni vaksinasi dilakukan terpusat atau sentra vaksinasi di Pendopo Garut.
Selain itu melaksanakan vaksinasi di setiap sekolah. Untuk pelaksanaan tetap memperhatikan kapasitas vaksinator dan ketersediaan vaksin yang ada.
"Animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi semakin meningkat termasuknya di kalangan anak. Seperti vaksinasi di Al-Mashduqi Boarding School yang berlokasi di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, anak-anak terlihat cukup antusias dari target 90 orang petugas dapat melaksanakan vaksinasi kepada 82 orang berada di sekolah," jelasnya.
Sementara Bupati Garut, Rudi Gunawan, mengatakan pihaknya membutuhkan 500 ribu vaksin per bulan untuk mengejar herd immunity. Sudah disiapkan sebanyak 1.300 vaksinator untuk merealisasikan target bulan Desember. Untuk mencapai target herd immunity di akhir Desember memerlukan kurang lebih 500 ribu dosis vaksin.
"Kita memerlukan kurang lebih 500 ribu dosis vaksin untuk 1 kali suntikan. Kami juga telah menyiapkan 1.300 vaksinator. Semua itu untuk mengejar target di akhir Desember tercapai, tapi semua tergantung ketersediaan dosis yang ada" ungkap Rudi.
Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Garut pada Rabu, 4 Agustus 2021 kasus terkonfirmasi positif covid-19 berjumlah 23.536 orang, di antaranya 426 orang masih menjalani isolasi mandiri (Isoman), 150 orang menjalani perawatan, 21.835 orang dinyatakan sembuh dan 1.125 orang meninggal.
Garut: Pelajar berusia 12-17 tahun di Garut, Jawa Barat, sudah mendapat
vaksinasi covid-19 sinovac. Pemerintah Kabupaten Garut menargetkan bisa memvaksiknasi pelajar sebanyak 293.330 orang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Asep Surachman, mengatakan vaksinasi terus dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan.
"Untuk vaksinasi usia remaja di Kabupaten Garut masih dilakukan dengan sasaran sebanyak 293.330 orang dan capaian masih diangka 5.000 orang anak-anak usia 12 -17 tahun," kata Asep di Garut, Kamis, 5 Agustus 2021.
Baca:
RSUD Babel Tambah 100 Tempat Tidur Pasien Covid-19
Asep mengatakan pihaknya akan menerapkan dua strategi dalam melaksanakan vaksinasi untuk anak. Yakni vaksinasi dilakukan terpusat atau sentra vaksinasi di Pendopo Garut.
Selain itu melaksanakan vaksinasi di setiap sekolah. Untuk pelaksanaan tetap memperhatikan kapasitas vaksinator dan ketersediaan vaksin yang ada.
"Animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi semakin meningkat termasuknya di kalangan anak. Seperti vaksinasi di Al-Mashduqi Boarding School yang berlokasi di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, anak-anak terlihat cukup antusias dari target 90 orang petugas dapat melaksanakan vaksinasi kepada 82 orang berada di sekolah," jelasnya.
Sementara Bupati Garut, Rudi Gunawan, mengatakan pihaknya membutuhkan 500 ribu vaksin per bulan untuk mengejar herd immunity. Sudah disiapkan sebanyak 1.300 vaksinator untuk merealisasikan target bulan Desember. Untuk mencapai target herd immunity di akhir Desember memerlukan kurang lebih 500 ribu dosis vaksin.
"Kita memerlukan kurang lebih 500 ribu dosis vaksin untuk 1 kali suntikan. Kami juga telah menyiapkan 1.300 vaksinator. Semua itu untuk mengejar target di akhir Desember tercapai, tapi semua tergantung ketersediaan dosis yang ada" ungkap Rudi.
Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Garut pada Rabu, 4 Agustus 2021 kasus terkonfirmasi positif covid-19 berjumlah 23.536 orang, di antaranya 426 orang masih menjalani isolasi mandiri (Isoman), 150 orang menjalani perawatan, 21.835 orang dinyatakan sembuh dan 1.125 orang meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)