Kepala Dinkes Sumenep Agus Mulyono. (Foto: Medcom.id/Rahmatullah)
Kepala Dinkes Sumenep Agus Mulyono. (Foto: Medcom.id/Rahmatullah)

Dinkes Sumenep Razia Obat Ranitidin

Nasional BPOM tarik ranitidin
Rahmatullah • 10 Oktober 2019 17:13
Sumenep: Dinas Kesehatan Sumenep, Jawa Timur, melakukan razia obat ranitidin ke sejumlah apotek, Kamis, 10 Oktober 2019. Razia guna memastikan tidak ada lagi penggunaan obat lambung jenis ranitidin sesuai arahan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
 
Kepala Dinkes Sumenep Agus Mulyono mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran terkait larangan. Edaran didistribusikan ke seluruh puskesmas, apoteker, dan dokter swasta yang buka praktik.
 
"Kami ingin memastikan bahwa dengan sidak ini tidak ada pelayanan atau tempat penjualan obat yang menyediakan ranitidin," kata Agus, Kamis, 10 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agus mengingatkan bahwa sesuai perintah BPOM, ranitin merupakan obat lambung yang telah tercemar N-Nitrosodimethylamine (NDMA). Unsur kimia dalam obat tersebut bersifat karsinogen atau memicu kanker.
 
Sepanjang razia ia hanya menemukan obat-obatan jenis injeksi yang dinilai tak berbahaya. Ke depan, kata dia, apotek tak hanya dipantau namun sesekali akan dilakukan inspeksi sebagai tindak lanjut penarikan ranitidin dari pasar.
 
"Kita akan bertahap mendatangi apotek, puskesmas maupun dokter swasta," pungkasnya.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif