Direktur biro perjalanan haji dan umrah PT Damtour, Hambali Abbas. (Foto: Dok./Istimewa)
Direktur biro perjalanan haji dan umrah PT Damtour, Hambali Abbas. (Foto: Dok./Istimewa)

Bos Biro Perjalanan Umrah Damtour Diduga Tipu Calon Jemaah

Nasional Penipuan Haji dan Umrah
Octavianus Dwi Sutrisno • 16 September 2019 13:10
Depok: Direktur biro perjalanan haji dan umrah PT Damtour, Hambali Abbas, ditangkap tim kriminal khusus Polresta Depok, Jawa Barat. Hambali diduga menipu sekitar 200 calon jemaah dengan nilai kerugian miliaran rupiah.
 
"Hasil identifikasi kami kerugian sementara yang dialami korban mencapai Rp4 miliar," ujar Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah, Senin, 16 September 2019.
 
Azis mengungkapkan ratusan korban tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Di antaranya Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok, Padang, Palembang, Indramayu, Kuningan, Kebumen, Ciamis, Brebes, Surabaya, Lampung, dan Madura.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kasus bermula ketika salah satu korban yang merupakan warga Depok, Jawa Barat, melayangkan aduan dengan nomor LP/1303/K/V/2018/PMJ/Resta Depok, tanggal 14 Mei 2018. Korban mengaku telah menyetorkan uang sebesar Rp47 Juta ke biro perjalanan umrah PT Damtour yang berlokasi di Jalan Tole Iskandar Nomor 6-7, Cilodong, Depok.
 
"Korban juga, membawa serta teman-temannya sebanyak 33 orang, dengan total setoran senilai Rp 600jt. Setelah uang ditransfer ternyata mereka tidak diberangkatkan," bebernya.
 
Atas laporan itu, penyidik bergerak mengumpulkan informasi keberadaan dan menangkap pelaku di kediamannya, di Jalan Pemuda, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok.
 
Menurut Azis modus yang dilancarkan Hambali adalah menawarkan paket promo umrah dan haji dari harga Rp11 juta hingga Rp25 juta yang bisa dibayar secara bertahap atau tunai.
 
"Setelah mendapatkan uang dari para korban, pada Februari 2018 tersangka melarikan diri dan menutup kantor PT Damtour," jelasnya.
 
Kepada penyidik, Hambali mengaku telah melancarkan modus tersebut sejak 2011. Pelaku tak bekerja sendiri.
 
"Tersangka dibantu oleh seorang marketing wanita, bernama Agustin, dia bertugas mempresentasikan jasa perjalanan ibadah umrah yang menarik minat para korban," terangnya.
 
Hambali kini mendekam dibalik jeruji besi Mapolresta Depok. Atas perbuatannya, dia dijerat Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP atas tindak pidana penipuan dan atau penggelapan.
 
"Bagi masyarakat yang menjadi korban PT Damtour dapat mengubungi penyidik Unit Krimsus Sat Reskrim Polresta Depok," pungkasnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif