Ambon: Anggota Pusat Laboratorium Forensik Polri melakukan olah tempat kejadian perkara kebakaran di Lorong Tahu hingga pasar Mardika, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Kebakaran itu menewaskan dua warga.
"Olah TKP dimulai dari titik awal api kemudian mengambil sampel DNA korban meninggal dunia dan mengambil keterangan enam orang saksi," kata PS Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan PP Lease, Ipda Moyo Utomo di Ambon, Senin, 12 Desember 2022.
Para saksi yang dimintai keterangan adalah Salim, Baim, Risman, Halija, Hasana, dan Nani. Menurut dia, penyelidikan di TKP dilakukan tiga anggota Puslabfor Polri dari Polda Sulawesi Selatan, mereka adalah Kompol Wija Purnomo, Ipda Rahmat Saleh, dan Aiptu Subono.
"Hasil olah TKP dari tim Puslafor ini belum diketahui karena masih dievaluasi," ucap Moyo Utomo.
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau Lease Kombes Pol. Raja Arthur Lumongga Simamora bersama Penjabat Wali Kota Bodewin M. Wattimena turut mendampingi tim penyidik Puslabfor Polri.
Kasat Reskrim Polresta AKP Mido J. Manik, Kapolek Sirimau AKP Sally, tim Inafis Polda Maluku dan Polresta Ambon juga hadir dalam penyelidikan Tim Puslafor di lokasi kejadian.
"Kebakaran hebat yang terjadi pada Jumat, 9 Desember 2022, di Ambon selain menewaskan dua warga dan satu orang lainnya mengalami luka bakar juga menimbulkan kerugian material dan lebih dari 800 orang terpaksa berlindung di tenda-tenda pengungsian," ucap Moyo.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
Ambon: Anggota Pusat Laboratorium Forensik Polri melakukan olah tempat kejadian perkara
kebakaran di Lorong Tahu hingga pasar Mardika, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Kebakaran itu
menewaskan dua warga.
"Olah TKP dimulai dari titik awal api kemudian mengambil sampel DNA korban meninggal dunia dan mengambil keterangan enam orang saksi," kata PS Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan PP Lease, Ipda Moyo Utomo di Ambon, Senin, 12 Desember 2022.
Para saksi yang dimintai keterangan adalah Salim, Baim, Risman, Halija, Hasana, dan Nani. Menurut dia, penyelidikan di TKP dilakukan tiga anggota Puslabfor Polri dari Polda Sulawesi Selatan, mereka adalah Kompol Wija Purnomo, Ipda Rahmat Saleh, dan Aiptu Subono.
"Hasil olah TKP dari tim Puslafor ini belum diketahui karena masih dievaluasi," ucap Moyo Utomo.
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau Lease Kombes Pol. Raja Arthur Lumongga Simamora bersama Penjabat Wali Kota Bodewin M. Wattimena turut mendampingi tim penyidik Puslabfor Polri.
Kasat Reskrim Polresta AKP Mido J. Manik, Kapolek Sirimau AKP Sally, tim Inafis Polda Maluku dan Polresta Ambon juga hadir dalam penyelidikan Tim Puslafor di lokasi kejadian.
"Kebakaran hebat yang terjadi pada Jumat, 9 Desember 2022, di Ambon selain menewaskan dua warga dan satu orang lainnya mengalami luka bakar juga menimbulkan kerugian material dan lebih dari 800 orang terpaksa berlindung di tenda-tenda pengungsian," ucap Moyo.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(NUR)