medcom.id, Jakarta: Sejumlah kendaraan bermotor terseret tanah longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (12/12/2014). Motor tersebut terseret saat kebetulan melintas.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tim SAR gabungan menemukan dua unit sepeda motor yang penuh dengan tanah. Diduga, pengendara sepeda motor tersebut baru saja pulang dari kondangan
Menurut Sutopo, dugaan itu muncul dari barang yang diduga milik korban yang berada di sekitar motor atau yang menempel. Barang atau item itu, dikatakan Sutopo, identik layaknya yang sedang berpergian kondangan.
Sayangnya, pengendara yang menjadi korban tersebut, belum ditemukan. "2 sepeda motor ditemukan ttp 5 pengendara (suami, istri, kakek, nenek, cucu) blm ditemukan. Mereka selesai kondangan," cuit Sutopo dalam akun twitter pribadinya, Minggu, (14/12/2014).
Hingga Minggu malam, pihaknya memastikan, korban tewas mencapai 39 jiwa dan 69 lainnya masih dinyatakan hilang. Proses pencarian yang dilakukan ribuan Tim SAR gabungan itu, masih dengan cara manual. Khususnya di area yang dinamakan lidah longsoran. Sebab, alat berat belum memungkinkan untuk mendekat.
medcom.id, Jakarta: Sejumlah kendaraan bermotor terseret tanah longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (12/12/2014). Motor tersebut terseret saat kebetulan melintas.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tim SAR gabungan menemukan dua unit sepeda motor yang penuh dengan tanah. Diduga, pengendara sepeda motor tersebut baru saja pulang dari kondangan
Menurut Sutopo, dugaan itu muncul dari barang yang diduga milik korban yang berada di sekitar motor atau yang menempel. Barang atau item itu, dikatakan Sutopo, identik layaknya yang sedang berpergian kondangan.
Sayangnya, pengendara yang menjadi korban tersebut, belum ditemukan. "2 sepeda motor ditemukan ttp 5 pengendara (suami, istri, kakek, nenek, cucu) blm ditemukan. Mereka selesai kondangan," cuit Sutopo dalam akun twitter pribadinya, Minggu, (14/12/2014).
Hingga Minggu malam, pihaknya memastikan, korban tewas mencapai 39 jiwa dan 69 lainnya masih dinyatakan hilang. Proses pencarian yang dilakukan ribuan Tim SAR gabungan itu, masih dengan cara manual. Khususnya di area yang dinamakan lidah longsoran. Sebab, alat berat belum memungkinkan untuk mendekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TII)