Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, H Lalu Pathul Bahri. ANTARA/Istimewa
Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, H Lalu Pathul Bahri. ANTARA/Istimewa

Penanganan Wabah PMK di Lombok Tengah Sesuai Kebijakan Pusat

Antara • 22 September 2022 16:20
Lombok Tengah: Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di daerah setempat telah sesuai instruksi Mendagri Nomor 32 Tahun 2022.
 
"Pemerintah Lombok Tengah telah melakukan pergeseran sebagian anggaran yang bersumber dari dana tidak terduga untuk diarahkan pada kegiatan yang berkaitan langsung dengan penanganan PMK melalui Dinas Pertanian," kata Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri, di Praya, Kamis, 22 September 2022.
 
Baca: 3.144 Ternak di Sulawesi Selatan Sembuh dari Virus PMK

Dia mengatakan pergeseran anggaran tersebut telah dituangkan dan ditetapkan melalui Peraturan Bupati Lombok Tengah Nomor 21 Tahun 2022 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Bupati Nomor 112 tahun 2021 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022.
 
"Secara teknis pemerintah daerah melalui dinas pertanian telah mengambil langkah-langkah dalam penanganan penyakit mulut dan kuku tersebut," jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun tahapan yang dilaksanakan dalam penanganan wabah PMK yakni tahap darurat dilaksanakan dalam kurun waktu 2 minggu pada awal bulan Mei 2022.
 
Tindakan yang diambil adalah isolasi terbatas, peneguhan kasus PMK melalui uji laboratorium, penutupan pasar hewan dan pengobatan di wilayah awal yaitu Praya Tengah dan Jonggat.
 
"Melakukan penutupan area tertular serta memanggil para pengelola ternak dan pengusaha untuk menyampaikan risiko dan sosialisasi untuk peningkatan kewaspadaan terhadap serangan PMK," ungkapnya.
 
Selanjutnya tahap tanggap darurat ini dilaksanakan mulai minggu kedua bulan Mei sampai dengan saat ini. Tahapan ini bertujuan untuk melakukan penanganan yang bersifat jangka pendek dan menengah melalui 3 cara yaitu isolasi, biosecurity dan pengobatan.
 
Selain itu dinas melakukan upaya pengadaan obat darurat dan obat DAK non fisik. "Secara umum tahapan-tahapan yang diarahkan oleh Kementerian Pertanian dan BNPB telah dijalankan di Kabupaten Lombok Tengah," ungkapnya.
 
 
 
(DEN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif