Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin memantau ketersediaan stok minyak goreng beberapa waktu lalu. ANTARA/Rendhik Andika
Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin memantau ketersediaan stok minyak goreng beberapa waktu lalu. ANTARA/Rendhik Andika

Pemkot Palangkaraya Perketat Pengawasan Peredaran Bahan Pangan

Antara • 08 April 2022 20:40
Palangkaraya: Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, memperketat pengawasan terhadap peredaran bahan pangan di kota setempat terutama selama Ramadan hingga Idulritri 1443 Hijriah.
 
"Pengetatan pengawasan itu kami lakukan untuk memastikan tidak ada kelangkaan pasokan bahan pangan," kata Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, di Palangkaraya, Jumat, 8 April 2022.
 
Baca: Kementan Dorong Diversifikasi Konsumsi Pangan Lokal

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menerangkan pengetatan itu dilakukan dengan semakin mengintensifkan pengawasan baik di tingkat distributor, agen hingga para pedagang eceran.
 
"Pengawasan itu juga untuk memastikan tidak ada oknum distributor, agen ataupun pedagang uang memanfaatkan permainan stok pangan untuk tujuan mempermainkan harga," jelasnya.
 
Apalagi, lanjut dia, pada momentum Ramadhan hingga Idul Fitri kebutuhan masyarakat meningkat tajam, sehingga sangat berpotensi terjadi permainan stok dan harga bahan pangan di pasaran.
 
Secara umum kondisi harga bahan pangan di pasar tradisional di kota setempat cenderung stabil. Kenaikan terpantau terjadi pada daging sapi dari Rp135.000 per kilogram menjadi Rp140.000 per kilogram.
 
Sementara cabai rawit hijau dan merah turun dari Rp100.000 per kilogram menjadi Rp80.000 per kilogram. Kemudian bawang merah juga turun dari Rp34.000 per kilogram menjadi Rp30.000 per kilogram.
 
Dia pun meminta pihak terkait lainnya termasuk masyarakat turut melakukan pengawasan, jika menemukan indikasi kecurangan atau penurunan stok bahan pangan dapat segera melaporkan ke pemerintah kota.
 
"Jika terdapat oknum yang terbukti memanfaatkan momen Ramadhan dan Lebaran untuk mencari keuntungan pribadi akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku," ungkapnya.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif