Abdul Latief, warga negara Arab Saudi pelaku pembunuhan terencana terhadap Sarah (21), istri sirinya, warga Kecamatan Cianjur, Jawa Barat. ANTARA/Ahmad Fikri
Abdul Latief, warga negara Arab Saudi pelaku pembunuhan terencana terhadap Sarah (21), istri sirinya, warga Kecamatan Cianjur, Jawa Barat. ANTARA/Ahmad Fikri

Polisi Temukan Fakta Baru Kasus Penyiraman Air Keras WNA Arab Saudi

Nasional kekerasan dalam rumah tangga tragedi air keras Jawa Barat kekerasan terhadap perempuan
Antara • 05 Desember 2021 10:02
Cianjur: Polres Cianjur, Jawa Barat menemukan fakta baru di balik penyiraman air keras yang dilakukanAbdul Latief, warga negara Arab Saudi terhadap istri sirinya Sarah, 21, warga Kecamatan Cianjur. Fakta baru terungkap setelah dilakukan reka ulang kejadian atau rekonstruksi.
 
Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, di Cianjur, mengatakan reka ulang kejadian yang digelar secara tertutup itu, awalnya hanya menampilkan 29 adegan. Namun setelah dilakukan pengembangan menjadi 42 adegan hingga pelaku melarikan diri ke Bandara Soekarno-Hatta.
 
"Kami belum bisa menyebutkan fakta baru tersebut, namun pengembangan 29 adegan menjadi 42 adegan, untuk melengkapi dokumen berkas pemeriksaan," kata Doni di Cianjur, Sabtu, 4 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Reka ulang kejadian, dilakukan di ruangan tertutup, atas dasar permintaan pelaku melalui kuasa hukumnya yang disediakan Kedutaan Besar Arab Saudi. Bahkan saat rekonstruksi hendak digelar, pelaku berusaha menutupi wajahnya dari kamera pewarta.
 
"Setelah dokumen pemeriksaan lengkap, kami akan serahkan ke kejaksaan dan selanjutnya kasus tersebut, akan disidangkan," kata dia.
 
Baca: 5 Fakta WNA Cianjur Siram Air Keras ke Istri hingga Tewas
 
Sebelumnya, pelaku penyiraman air keras, Abdul Latief, warga negara Arab Saudi dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman kurungan seumur hidup karena perbuatannya yang mengakibatkan korban meninggal sudah direncanakan.
 
"Pelaku akan dijerat dengan pasal tentang pembunuhan berencana, karena dengan keji menyiram air keras pada korban Sarah, 21, istrinya, warga Kampung Munjul, Desa Sukamaju, Cianjur, hingga korban meninggal dunia," kata Doni.
 
Terungkapnya perbuatan terencana WNA asal Timur Tengah itu, setelah petugas mendapat keterangan terkait air keras yang sudah dipesan sejak jauh hari melalui toko online, pelaku bahkan menunggu sang istri tertidur sebelum melakukan aksinya.
 
Bahkan, selama menjalani nikah siri bersama korban, pelaku kerap melakukan kekerasan terhadap korban, hingga akhirnya cemburu buta pelaku membuat korban meninggal dunia, setelah disiram air keras yang sempat dimasukkan ke dalam mulut Sarah.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif