Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Garut bersiaga saat pemberlakukan ganjil genap di jalur wisata Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (18/9/2021). (ANTARA/HO-Polres Garut)
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Garut bersiaga saat pemberlakukan ganjil genap di jalur wisata Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (18/9/2021). (ANTARA/HO-Polres Garut)

Garut Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Wisata

Nasional Virus Korona sistem ganjil genap pandemi covid-19
Antara • 18 September 2021 22:02
Garut: Kepolisian Resor Garut memberlakukan aturan ganjil genap bagi kendaraan yang melintasi di jalur wisata Kabupaten Garut, Jawa Barat. Hal itu untuk mencegah terjadinya kerumunan orang di tempat wisata selama pemberlakuan PPKM level 2.
 
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Karyaman, mengatakan sejumlah personel disiagakan untuk melakukan operasi pemberlakuan ganjil genap di jalur utama Garut. Terutama, imbuh dia, menuju objek wisata mulai pagi sampai menjelang malam.
 
"Sudah dilaksanakan dari pagi, siang, dan sore, sampai pukul 18.00 WIB," kata Karyaman, di Garut, Sabtu, 18 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyampaikan, petugas yang disiagakan untuk operasi ganjil genap kendaraan wisatawan yakni di pertigaan Jalan Panunjuk, perempatan Jalan Jemani, dan Jalan Cipanas kawasan Hotel Harmoni.
 
Baca: Bogor-Cianjur Sepakat Ganjil Genap di Jalur Puncak Dipermanenkan
 
Selain siaga di pos pemberlakuan ganjil genap itu, kata dia, sejumlah petugas juga melakukan patroli untuk memantau kelancaran arus lalu lintas di wilayah Limbangan dan Malangbong atau jalur menuju Kabupaten Tasikmalaya.
 
"Saya tadi cek jalur Limbangan, Malangbong, ini masih di Kadungora," katanya.
 
Ia mengungkap, tujuan pemberlakuan kendaraan ganjil genap di jalur wisata itu untuk menghindari kerumunan di tempat wisata dan juga menjaga status PPKM di Garut yang saat ini Level 2 agar tidak turun ke Level 3 atau 4 seperti yang terjadi di daerah lain.
 
"Sehubungan Garut sudah Level 2 , jangan sampai turun seperti (Kabupaten) Tasikmalaya," jelasnya.
 
Sementara itu, Kabupaten Garut saat ini masih bertahan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 yang membolehkan tempat wisata dibuka, dan kegiatan belajar mengajar.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif