Polresta Tangerang mengungkap kasus pembunuhan terhadap sopir taksi online.
Polresta Tangerang mengungkap kasus pembunuhan terhadap sopir taksi online.

Pembunuhan sopir taksi online di Tangerang

Satu Lagi Pembunuh Sopir Taksi Online Ditangkap

Nasional pembunuhan taksi online
Hendrik Simorangkir • 12 November 2018 14:31
Tangerang: Satu lagi tersangka pembunuhan sopir taksi online Jap Son Tauw, 68, ditangkap Polres Kota Tangerang, Senin, 12 November 2018. Tersangka berinisial REP itu ditangkap di wilayah Banjarnegara, Jawa Tengah. 
 
Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif mengatakan sebelumnya polisi juga sudah menagkap satu pelaku pembunuhan Jap Son Tauw berinisial FF yang ditangkap di wilayah Sunter, Jakarta Utara, pada Jumat, 9 November 2018. 
 
"Jadi sudah dua pelaku yang ditangkap," ujar Sabilul di Mapolresta Tangerang, Kabupaten Tangerang, Senin, 12 November 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pembunuh Sopir Taksi Online di Tangerang Dibekuk
 
Kedua tersangka melakukan aksi itu bersama satu rekannya berinisial RLP yang kini sedang diburu polisi. RLP berhasil melarikan diri saat dilakukan penangkapan.
 
Jap Son Tauw ditemukan tidak bernyawa di Sungai Ciracap, Kampung Pangodokan Cemara, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, 7 November 2018. Saat ditemukan, Jap Son Tauw dalam keadaan tangan terikat dan ada luka sayatan pada leher. 
 
"Motifnya pelaku ingin memiliki mobil korban. Juga didukung sudah ada penampung kendaraan yang sudah siap untuk membelinya," kata Sabilul.
 
Sementara itu, Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno menuturkan, pihaknya turut bela sungkawa yang sedalam-dalamnya terhadap mitra mereka yang menjadi korban perampokan disertai pembunuhan.
 
"Grab sejak awal sudah berkomunikasi secara langsung dengan keluarga korban. Jadi sudah sampaikan kepada mereka terkait hak-hak korban dan sudah tercover atas biaya untuk asuransi keselamatan jiwa," jelas pria yang akrab disapa Nanu.
 
Dari perbuatan pelaku, FF dan REP harus tidur di hotel prodeo Polresta Tangerang untuk mendalami kasus yang telah mereka perbuat terhadap pengemudi taksi online Jap Son Tauw. Mereka disangkakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara paling lama seumur hidup. 
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif