medcom.id, Jakarta: Pesawat Aviastar diperkirakan hilang kontak saat berada dalam area 20 nautical mile dari Masamba. Pesawat terakhir terdeteksi pada pukul 14.36 WITA.
"Berangkat dari Masamba 14.29 Wita, seharusnya pesawat tersebut diestimasikan akan landing di Makassar pada pukul 15.39 Wita dan pesawat kontak terakhir 14.36 wita. Seharusnya pada 60 nautical mile pesawat melakukan kontak kembali. Tapi tidak terjadi kontak tersebut. Cuaca cukup baik," kata Humas Kementerian Perhubungan JA Barata Metro TV, Jumat (2/10/2015).
Sejumlah pesawat yang melintasi jalur tersebut juga telah dihubungi. Saat ini tengah dalam tahapan pencarian. "Kita sudah mengkontak kepada yang bersangkutan (pesawat Aviastar) dan melalui pesawat lainya kita coba kontak lainnya. dan sekarang sudah masuk tahapan pencarian. Kalau faktor hilangnya belum diketahui," tuturnya.
Tim yang dikerahkan akan melakukan koordinasi dengan Basarnas. Saat ini 12 anggota tim SAR Bone telah merapat ke lokasi yang diyakini tempat hilang kontaknya pesawat tersebut.
medcom.id, Jakarta: Pesawat Aviastar diperkirakan hilang kontak saat berada dalam area 20 nautical mile dari Masamba. Pesawat terakhir terdeteksi pada pukul 14.36 WITA.
"Berangkat dari Masamba 14.29 Wita, seharusnya pesawat tersebut diestimasikan akan landing di Makassar pada pukul 15.39 Wita dan pesawat kontak terakhir 14.36 wita. Seharusnya pada 60 nautical mile pesawat melakukan kontak kembali. Tapi tidak terjadi kontak tersebut. Cuaca cukup baik," kata Humas Kementerian Perhubungan JA Barata
Metro TV, Jumat (2/10/2015).
Sejumlah pesawat yang melintasi jalur tersebut juga telah dihubungi. Saat ini tengah dalam tahapan pencarian. "Kita sudah mengkontak kepada yang bersangkutan (pesawat Aviastar) dan melalui pesawat lainya kita coba kontak lainnya. dan sekarang sudah masuk tahapan pencarian. Kalau faktor hilangnya belum diketahui," tuturnya.
Tim yang dikerahkan akan melakukan koordinasi dengan Basarnas. Saat ini 12 anggota tim SAR Bone telah merapat ke lokasi yang diyakini tempat hilang kontaknya pesawat tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)