Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. Medcom.id/Daviq Umar
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. Medcom.id/Daviq Umar

Wali Kota Batu Tak Tahu Penggeledahan KPK di 3 OPD

Nasional kpk gratifikasi penggeledahan
Daviq Umar Al Faruq • 06 Januari 2021 16:30
Batu: Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, mengaku tidak tahu perihal penggeledahan tiga kantor organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu, 6 Januari 2021.
 
Tiga kantor OPD tersebut berada di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Jawa Timur. Yakni Kantor Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Pariwisata (Disparta), dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu.
 
"Ya saya enggak tahu. Saya di lantai 5, ya tanya yang menggeledah lah," katanya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan pantauan Medcom.id, saat KPK melakukan penggeledahan, Wali Kota Dewanti tengah mengikuti rapat koordinasi terkait vaksinasi covid-19 bersama forkopimda Kota Batu di lantai 5 Balai Kota Among Tani.
 
Baca: KPK Selidiki Dugaan Gratifikasi di Pemkot Batu
 
Sedangkan, kantor yang digeledah oleh KPK berada di lantai 2. Kantor Disparta dan Disdik di gedung sebelah timur, sedangkan kantor DPUPR berada di gedung sebelah barat.
 
Sementara itu, Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo, mengatakan, petugas KPK baru tiba di Kota Batu hari ini. Pihak KPK pun meminta bantuan pengamanan terkait penggeledahan ke Polres Batu.
 
"Kita diminta back up saja, pengamanan seperti biasa. Kalau untuk detail teknis rekan-rekan tanya ke KPK lah. Kita hanya membantu pengamanan kegiatan," katanya.
 
Baca: Nah Loh! 3 Kantor OPD Kota Batu Diperiksa KPK
 
KPK melakukan penggeledahan untuk menyelidiki dugaan korupsi perkara gratifikasi di lingkungan Pemkot Batu. Kasus itu disebutkan terjadi pada periode 2011-2017.
 
Sebelumnya, petugas KPK juga telah melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi dalam dugaan kasus tersebut. Saksi diperiksa di Kantor Reserse & Kriminal Kepolisian Resor Kota Batu, pada Selasa 5 Januari 2021.
 
"Saksi atas nama Moh Zaini selaku swasta atau pemilik PT Gunadharma Anugerah dan Kristiawan selaku mantan pengurus rumah tangga Wali Kota Batu Eddy Rumpoko," kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, saat dikonfirmasi.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif