Makassar: Sebuah ledakan terjadi di tengah pemusnahan barang bukti kejahatan, di Kantor Kejaksaan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 11 April 2018. Dua orang dilaporkan terluka akibat kejadian itu.
Korban masing-masing bernama Sapar, petugas honorer di Kejari, serta Ihsan, warga sekitar yang tengah menyaksikan kegiatan pemusnahan. Mereka terluka di bagian tangan dan kaki akibat serpihan sesuatu dari tumpukan barang bukti.
Ledakan terjadi di tengah proses pemusnahan dengan cara membakar barang-barang bukti. Pantauan Medcom.id, ledakan mengakibatkan satu kaca jendela depan kantor Kejari Makassar pecah.
Belum diketahui penyebab ledakan. Hingga berita dihimpun, petugas Gegana Brimob Polda Sulsel bersama tim Labfor Polri masih memeriksa intensif lokasi kejadian.
Kepala Kejari Makassar Dicky Rahmat menyatakan aparat keamanan masih sementara mengidentifikasi penyebab dan akibat ledakan. Dia tidak ingin terlalu cepat menduga.
"Kita tunggu hasil pemeriksaan, apakah ada unsur kelalaian atau kesengajaan," kata Dicky.
Dicky menjelaskan barang bukti yang dimusnahkan terkait perkara pidana yang telah inkrah di pengadilan. Antara lain berupa narkotika berbagai jenis, obat terlarang, senjata tajam, dan telepon genggam.
"Sebagian besar barang bukti pidana umum dan narkotika," ujar Dicky.
Makassar: Sebuah ledakan terjadi di tengah pemusnahan barang bukti kejahatan, di Kantor Kejaksaan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 11 April 2018. Dua orang dilaporkan terluka akibat kejadian itu.
Korban masing-masing bernama Sapar, petugas honorer di Kejari, serta Ihsan, warga sekitar yang tengah menyaksikan kegiatan pemusnahan. Mereka terluka di bagian tangan dan kaki akibat serpihan sesuatu dari tumpukan barang bukti.
Ledakan terjadi di tengah proses pemusnahan dengan cara membakar barang-barang bukti. Pantauan
Medcom.id, ledakan mengakibatkan satu kaca jendela depan kantor Kejari Makassar pecah.
Belum diketahui penyebab ledakan. Hingga berita dihimpun, petugas Gegana Brimob Polda Sulsel bersama tim Labfor Polri masih memeriksa intensif lokasi kejadian.
Kepala Kejari Makassar Dicky Rahmat menyatakan aparat keamanan masih sementara mengidentifikasi penyebab dan akibat ledakan. Dia tidak ingin terlalu cepat menduga.
"Kita tunggu hasil pemeriksaan, apakah ada unsur kelalaian atau kesengajaan," kata Dicky.
Dicky menjelaskan barang bukti yang dimusnahkan terkait perkara pidana yang telah inkrah di pengadilan. Antara lain berupa narkotika berbagai jenis, obat terlarang, senjata tajam, dan telepon genggam.
"Sebagian besar barang bukti pidana umum dan narkotika," ujar Dicky.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SUR)