ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Kasus Melonjak, Palembang Diminta Kembali Terapkan PSBB

Nasional Virus Korona PSBB
Gonti Hadi Wibowo • 01 Juli 2020 11:55
Palembang: Gugus Tugas Covid-19 Sumatra Selatan mengusulkan Kota Palembang untuk kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Setelah PSBB berakhir pada 17 Juni lalu, kasus konfirmasi positif di Palembang terus mengalami peningkatan.
 
"Protokol kesehatan yang diterapkan masyarakat Palembang setelah PSBB mulai kendor sehingga penularan virus korona terus terjadi. Jika lonjakan kasus terus terjadi solusinya hanya PSBB," kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel, Iche Andriyani Liberty, Rabu, 1 Juli 2020.
 
Baca: Jawa Timur Siapkan Sistem Rujukan Satu Pintu Pasien Covid-19

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Iche mengatakan saat penerapan PSBB angka penularan kita (RT) sempat 0,99 di bawah 1. Namun setelah PSBB naik lagi dan sekarang masih di atas 1.
 
Pihaknya juga membantah adanya informasi yang menyebut bahwa Palembang sebelumnya sempat disebut sebagai zona oranye dan dianggap sebagai wilayah risiko sedang penyebaran virus korona. Menurutnya Kota Palembang belum pernah berubah dari zona merah.
 
"Penilaian yang kita lakukan itu dari 15 indikator; 11 epidemiologi, 2 sistem kesehatan, dan 2 survailence. Dengan skor itulah didapatkan bahwa Palembang masih zona merah," jelasnya.
 
Per 30 Juni 2020, kasus konfirmasi positif virus korona di Sumsel mencapai 2.049 orang, pasien sembuh 1.032 orang, dan meninggal 90 orang. Sedangkan kasus positif virus korona di Kota Palembang mencapai 1.361 orang.
 
Dari 17 kabupaten/kota di Sumsel hanya kota Palembang yang berstatus wilayah zona merah. Sedangkan 7 wilayah zona hijau dan 9 wilayah zona hijau.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif