Ilustrasi--Aktivitas di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selata. (Foto: MI/Saskia Anindya Putri)
Ilustrasi--Aktivitas di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selata. (Foto: MI/Saskia Anindya Putri)

Pengunjung Positif Covid-19, Pasar Kapasan Surabaya Ditutup

Syaikhul Hadi • 04 April 2020 20:21
Surabaya: Pasar Grosir Kapasan Surabaya ditutup selama 14 hari ke depan. Penutupan itu berkaitan dengan ditemukannya salah seorang yang biasa beraktivitas di sana positif covid-19.
 
Penutupan aktivitas pasar tertuang dalam surat SU-758/01/IV/2020, tertanggal 3 April 2020. Pasar grosir terbesar di Surabaya tersebut akan berhenti operasional hingga 14 hari ke depan.
 
"Sesuai protokol kesehatan, setelah 14 hari itu akan dilihat perkembangannya seperti apa," ujar Direktur Teknik dan Usaha, Muhibuddin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 4 April 2020.

Pasar yang berada dibawah naungan PD Pasar Surya berupaya untuk melakukan pencegahan penyebaran virus korona dengan membekukan operasionalnya. "Kami mengambil langkah penutupan demi keamanan bersama, dan mencegah penyebaran vrus korona," jelasnya.
 
Dia menilai, penutupan Pasar Kapasan akan berdampak pada perekonomian warga. Namun, bahaya korona sangat mengkhawatirkan. Sehingga dilakukan penutupan.
 
“kita memberi pemahaman bahayanya virus ini, saya kira mereka bisa mengerti,” singkatnya.
 
Sementara, Direktur Pembinaan Pedagang PD Pasar Surya, Taufiqurrahman menambahkan akan memberikan toleransi bagi pedagang untuk mengemasi barangnya. Sehingga para pedagang bisa memasarkan barang dagangannya dengan cara lain.
 
Baca: Tekan Penyebaran Covid-19, Operasional Pasar Tradisional di Bogor Dibatasi
 
“Pedagang dipersilakan mengemasi, mengamankan atau mengambil barang dagangannya. Itu supaya selama pasar tidak beroperasi, pedagang tetap bisa memasarkan barang dagangan, mungkin secara online,” tambah Taufiqurrahman.
 
Aktivitas Pasar Kapasan akan dihentikan selama 14 hari dimulai sejak, Minggu, 5 April besok. Pemerintah Kota Surabaya juga sudah menyemprot disinfektan di berbagai titik di Pasar Kapasan sejak Jumat malam.
 
"Harapannya, virus korona bisa mati dengan sendirinya dalam kurun waktu 14 hari kedepan," tandasnya.
 
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa sebelumnya mengumumkan peningkatan jumlah covid-19 di Jawa Timur. Peningkatan secara signifikan terjadi di Surabaya.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WHS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>