Petugas Samsat di Tanjungpinang menggunakan alat pelindung diri saat melayani masyarakat (Nikolas Panama)
Petugas Samsat di Tanjungpinang menggunakan alat pelindung diri saat melayani masyarakat (Nikolas Panama)

Kepri Meniadakan Denda Pajak Kendaraan

Nasional pajak kendaraan
Antara • 23 Juni 2020 10:52
Tanjungpinang: Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau meniadakan denda pajak kendaraan tahunan akibat pandemi covid-19. Denda pajak kendaraan tahunan tidak dikenakan mulai jatuh tempo pembayaran 26 Maret 2020 hingga pertengahan Desember 2020.
 
"Selama periode itu, pemilik kendaraan yang tidak membayar pajak kendaraan tepat waktu, tidak dikenakan membayar denda," ungkapKepala Badan Pengelolaan Pajak Retribusi Daerah (BP2RD) Kepri, Reni Yusneli, di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa, 23 Juni 2020, melansir Antara.
 
Dia menekankan untuk pemilik kendaraan yang tidak membayar pajak kendaraan tahunan tepat waktu, sebelum 26 Maret 2020, wajib membayar denda. Dia mengaku banyak yang bertanya dan meminta pemutihan denda pajak, padahal jatuh tempo pembayaran pajak mulai Januari-25 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami ingin luruskan bahwa pembebasan denda pajak kendaraan hanya diberikan kepada pemilik kendaraan yang jatuh tempo pembayaran pajak kendaraan tahunan mulai 26 Maret 2020 hingga pertengahan Desember 2020," tegasnya.
 
Baca:?Begini Cara Bayar Pajak Kendaraan via Samsat Online
 
Reni menjelaskan, pemutihan pajak kendaraan merupakan kebijakan yang adil karena sejak 26 Maret 2020, petugas Unit Pelaksana Tugas Samsat se-Kepri bekerja di rumah. Seluruh kantor Samsat Kepri ditutup sementara untuk mencegah penularan covid-19.
 
Selama Kantor Samsat di Kepri tutup sementara, pembayaran pajak kendaraan tahunan dapat menggunakan aplikasi e-Samsat Kepri.
 
Namun tidak semua pemilik kendaraan dapat memanfaatkan fasilitas itu, lantaran tidak terbiasa, dan tidak semua menggunakan ponsel cerdas.
 
"Kemudian kami mengeluarkan kebijakan untuk meringankan mereka dengan penghapusan pajak lantaran kita semua sedang menghadapi pandemi," jelasnya.
 
Dia mengungkap, secara umum masyarakat Kepri taat membayar pajak kendaraan. Hal itu terbukti dengan ramainya pemilik kendaraam ketika Kantor Samsat di Kepri kembali membuka pelayanan pada 2 Juni 2020.
 
"Kami memberi apresiasi kepada masyarakat yang sudah membayar pajak kendaraan," ucapnya.
 
Reni menjelaskan, target pajak kendaraan bermotor tahunan pada 2020 sebesar Rp428,3 miliar, turun menjadi Rp342 miliar. Target pendapatan dari pajak kendaraan bermotor tahunan dari Januari-Juni 2020 sebesar Rp156 miliar atau 40 persen dari target keseluruhan. Sementara realiasi pajak kendaraan bermotor tahunan hingga saat ini sebesar 36,6 persen.
 
"Kami terus menggenjot target penerimaan dari pajak kendaraan bermotor tahunan. Masih ada waktu beberapa hari ini, mudah-mudahan tercapai," tukasnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif