Randy Bagus Sasongko mengenakan rompi tahanan Kejari Kabupaten Mojokerto. Metro TV
Randy Bagus Sasongko mengenakan rompi tahanan Kejari Kabupaten Mojokerto. Metro TV

Randy Bagus Sasongko Ditahan di Polres Mojokerto

MetroTV • 02 Februari 2022 16:55
Mojokerto: Randy Bagus Sasongko, pecatan anggota Polres Pasuruan yang terlibat aborsi kandungan Novia Widyasari hingga berujung bunuh diri, ditahan di Mapolres Mojokerto. Penahanan tersebut dilakukan karena berkas penyidikannya telah dinyatakan lengkap dan siap dipersidangkan.
 
Randy nampak terlihat mengenakan kaus hitam tengah diperiksa di dalam ruangan Seksi Pidum. Ia didampingi seorang pengacara dan terlihat menandatangani berkas-berkas sebelum ditahan.
 
Usai menjalani pemberkasan sejak pukul 11.30 WIB, Randy nampak mengenakan rompi tahanan dengan tangan mengenakan kabel ties masuk ke dalam mobil tahanan pada pukul 14.40 WIB. Setelah itu Randy dibawa ke tahanan Polres Mojokerto bersama dengan seorang tersangka kasus penipuan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Selain Dipecat, Bripka Randy Bakal Jalani Hukuman Pidana
 
Kasi Pidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Mojokerto, Ivan Yoko, menyatakan pihaknya telah menerima berkas penyidikan dari Polda Jatim untuk dilakukan tahap dua, serta penahanan tersangka dan pelimpahan baran bukti untuk disidangkan.
 
"Sesuai dengan surat kami, berkas tersangka atas nama RBHS telah dinyatakan lengkap pada 31 Januari 2022. Dan pada hari ini pelimpahan tersangka dan barang bukti," kata Ivan Yoko kepada wartawan di kantornya, Rabu, 2 Februari 2022.
 
Ivan menambahkan, pasal yang dijatuhkan kepada Randy yakni pasal 348 ayat 1 KUHP tentang turut serta dalam aborsi Novia Widyasari. "Untuk selanjutnya tersangka kami titipkan di tahanan Mapolres Mojokerto selama 20 hari ke depan," imbuh Ivan.
 
Usai dilakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti, lanjut Ivan, pihaknya akan segera melimpahkan berkas-berkas ke Pengadilan Negeri Mojokerto untuk dilakukan sidang. "Setelah ini kami akan lakukan pelimpahan untuk segera disidangkan," jelas Ivan. (Tamam Mubarak)
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif