WN Bangladesh Ditahan karena Gunakan Paspor Palsu
Ilustrasi paspor. Antara
Tangerang: MHF, 40 warga negara Bangladesh ditahan petugas imigrasi Bandara Soekarno-Hatta. Dia mengaku sebagai pemuka agama saat berusaha meninggalkan Indonesia dengan memakai paspor palsu.

WN Bangladesh itu ditahan berdasarkan hasil analisa dan profiling yang dilakukan petugas kepada pelaku. "Dia hendak terbang ke Yunani, saat melewati pemeriksaan petugas, terdeteksi data yang bersangkutan tidak sesuai sehingga kami lakukan pemeriksaan mendalam," kata Kepala Kantor imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Enang Syamsi, Rabu, 30 Mei 2018.

Pelaku menjadikan Indonesia sebagai negara transit untuk selanjutnya terbang menuju Yunani. Dari pemeriksaan awal yang bersangkutan mengaku hendak ke Yunani untuk menyebarkan ajaran agama.


"Saat masuk ke Indonesia, MHF ini menggunakan paspor asli, namun saat akan menuju Yunani didapati paspor yang digunakan palsu," terang Enang.

Tak hanya melakukan pemalsuan pada pasor, MHF juga memalsukan visa Yunani dan cap keimigrasian negara setempat. Kejelian petugas setelah mengecek tentang security feature pada paspor langsung mengungkap aksi tipu-tipu MHF.

"Yang bersangkutan masih kami tahan sambil menunggu persidangan," katanya.



(SUR)