Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Timor Tengah Selatan, AKBP Aria Sandy. (ANTARA/HO-Humas Polres NTT)
Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Timor Tengah Selatan, AKBP Aria Sandy. (ANTARA/HO-Humas Polres NTT)

Pembakaran Rumah di Besipae NTT Hoaks

Nasional bentrokan nusa tenggara timur hoax
Antara • 17 Oktober 2020 14:25
Kupang: Kaporles Timor Tengah Selatan, AKBP Aria Sandy, mengatakan tengah menelusuri penyebar hoaks terkait aksi pembakaran rumah warga di Pubabu Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 16 Oktober 2020. Dia memastikan kabar pembakaran rumah itu tidak benar.
 
"Kami sementara telusuri siapa pihak yang menyebarkan berita hoaks seperti itu,” kata Aria, melansir Antara, Sabtu, 17 Oktober 2020.
 
Dia mengaku mengetahui adanya informasi yang beredar di media sosial berupa foto dan keterangan, yang menyebutkan aksi pembakaran rumah hunian sementara warga di Pubabu Besipae. Dia menekankan, informasi tersebut bisa memperkeruh suasana di Pubabu Besipae yang tengah dilanda konflik lahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Bentrok di Besipae NTT Dipicu Provokasi
 
"Jadi kita telusuri penyebar informasi hoax yang meresahkan dan akan kita tindak sesuai UU ITE," ucapnya.
 
Namun, Aria mengungkap, kebakaran di Pubabu Besipae melanda dua unit bangunan darurat. Pihaknya masih mendalami penyebab kebakaran.
 
"Kebakaran itu mungkin akibat puntung rokok yang dibuang. Ada dua bangunan rumah yang terbakar yang didominasi terbuat dari daun gewang yang kering sehingga mudah terbakar dan merambat dengan cepat karena tiupan angin," jelas dia.
 
Baca:Nilai Pancasila Solusi Penyelesaian Konflik
 
Aria mengimbau agar setiap orang menjaga situasi dengan tidak menyebarkan hoaks. Sehingga tidak semakin memperkeruh suasana.
 
Sebelumnya, konflik memperebutkan lahan di Pubabu Besipae kembali terjadi pada Rabu, 14 Oktober 2020, antara kelompok masyarakat dari 37 kepala keluarga dengan aparat Pemerintah Provinsi NTT.
 
Selanjutnya pada Kamis, 15 Oktober 2020, bentrok kembali terjadi antara warga yang tinggal di Pubabu Besipae dengan kelompok masyarakat dari desa tetangga yang berujung pengerusakan rumah warga.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif