Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Karawang Fitra Hergyana. (Foto: ANTARA/Ali Khumaini)
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Karawang Fitra Hergyana. (Foto: ANTARA/Ali Khumaini)

Karawang Tambah Kapasitas Ranjang Pasien Covid-19

Nasional Virus Korona Pasien Covid-19 Pencegahan Covid-19
Antara • 15 Oktober 2020 21:51
Karawang: Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menambah ketersediaan tempat tidur di rumah sakit rujukan pasien virus korona, menyusul peningkatan jumlah kasus positif covid-19 di wilayah itu.
 
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karawang Fitra Hergyana mengatakan, sekarang ini jumlah pasien yang diisolasi dan dirawat di rumah sakit rujukan cukup banyak.
 
"Dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya, sekarang ini paling banyak jumlah pasien yang dirawat dan diisolasi di rumah sakit mencapai 252 orang," katanya, Kamis, 15 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan, sebelumnya bed yang tersedia untuk pasien covid-19 sebanyak 218 unit, tapi karena sekarang kasusnya cukup banyak, sehingga dilakukan penambahan.
 
"Sebelumnya bed yang kita siapkan 218 unit. Sekarang yang disiapkan ada 400-an bed," ujar dia.
 
Baca juga:Positif Covid-19 di Karawang Naik hingga 1.046 Kasus
 
Fitra menyampaikan, pada hari ini kasus positif covid-19 meningkat tajam hingga mencapai 1.046 orang.
 
"Hari terjadi penambahan kasus positif covid-19 yang cukup banyak, yakni 51 orang," lanjut Fitra.
 
Dari 51 orang yang baru dinyatakan positif covid-19 sebanyak 26 orang di antaranya berasal dari klaster pesantren.
 
Dengan penambahan kasus itu maka secara kumulatif kasus positif covid-19 di Karawang mencapai 1.046 orang. Terdiri atas 758 orang telah dinyatakan sembuh, 36 orang meninggal, dan 252 orang masih dirawat di rumah sakit.
 
Ia mengimbau agar para pengelola pondok pesantren di Karawang lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan di lingkungan pesantren, sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus korona.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif