ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

30 Ribu Vaksin Covid-19 Tiba di Sulsel

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 vaksin covid-19 Protokol Covid-19
Muhammad Syawaluddin • 04 Januari 2021 20:58
Makassar: Vaksin covid-19 buatan Sinovac disebar ke seluruh wilayah di Indonesia. Provinsi Sulawesi Selatan sendiri mendapatkan sebanyak 66.460 dosis vaksin yang akan disebar ke berbagai daerah.
 
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Ichsan Mustari, mengatakan puluhan ribu vaksin itu sudah mulai masuk ke Provinsi Sulawesi Selatan.
 
"Tahap pertama kita baru menerima 30.000 dosis vaksin, selebihnya menungu konfirmasi pusat," kata Ichsan di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 4 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 77.760 Vaksin Hanya Mencukupi 38.880 Orang di Jatim
 
Ichsan mengatakan puluhan ribu dosis vaksin virus korona itu akan disebar ke fasilitas layanan kesehatan yang ada di 24 kabupaten dan kota yang ada di Sulawesi Selatan. Pada tahap awal ini vaksin masih diperuntukkan bagi tenaga kesehatan.
 
"Vaksin yang kita terima difokuskan untuk tenaga kesehatan, jumlah untuk saat ini ada 59.127 tenaga di fasyankes yang akan di vaksin," jelasnya.
 
Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, mengatakan saat ini pihaknya telah menyiapkan data klinis yang akan di vaksin. Hal itu dilakukan lantaran penerima vaksin tidak bisa dilakukan kepada sembarang orang.
 
"Karena tidak sembarangan orang yang bisa di vaksin jadi ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Kita dahulukan dulu tenaga kesehatan," ungkap Nurdin.
 
Nurdin menjelaskan vaksin virus korona yang tiba di Provinsi Sulawesi Selatan untuk tahap awal ini diperuntukkan bagi tenaga kesehatan sebagai garda terdepan melawan virus korona sebagaimana petunjuk dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
 
Nurdin juga meminta kepada masyarakat untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan meskipun saat ini vaksin sudah terdistribusi. Minimal dengan menggunakan masker.
 
"Kadang orang jika sudah di restoran masker dilepas padahal setelah makan harusnya pakai lagi baru ngobrol. Makanya ini lagi kita kaji," ujar Nurdin.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif