Lokasi pekerja yang tertimpa kerangka besi Tol Desari. (Foto: Istimewa)
Lokasi pekerja yang tertimpa kerangka besi Tol Desari. (Foto: Istimewa)

Polda Metro Jaya Selidiki Kerangka Besi Tol Desari Roboh

Nasional kecelakaan kerja
Octavianus Dwi Sutrisno • 12 Oktober 2019 10:24
Depok: Polda Metro Jaya ikut menyelidik insiden robohnya kerangka besi penyangga di proyek tol Depok-Antasari. Peristiwa tersebut membuat sekitar lima orang pekerja terluka.
 
"Kemarin, kita mendatangi lokasi (kerangka besi yang roboh), kita kumpulkan data dan selanjutnya masih dalam penyelidikan," ucap Argo, Jumat, 11 Oktober 2019.
 
Argo mengatakan pihaknya belum memeriksa sejumlah saksi dan menetapkan tersangka. Penyelidikan masih pada tahap awal pengecekan lokasi peristiwa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Masih dalam proses lidik ya," imbuhnya.
 
Sementara itu, Kapolsek Limo Kompol Mohammad Iskandar menerangkan hingga saat ini kelima korban pegawai bangunan yang tertimpa konstruksi telah pulih.
 
"Sudah kembali bekerja," bebernya
 
Iskandar mengatakan luka yang dialami pekerja tak parah. "Korban hanya lecet-lecet saja, sekarang sudah beraktivitas seperti biasa," jelasnya.
 
Sementara itu Kepala Bagian Umum PT Girder Indonesia (PT GI) Arif Andreas mengaku sebelum kerangka besi roboh para pekerja bangunan telah melakukan persiapan teknis pengecoran sesuai dengan prosedur.
 
Secara detail, pengecoran Top Slab Box Traffic Ramp 8 dimulai pada Senin, 7 Oktober 2019 pukul 15:03 WIB, dengan total volume rencana pengecoran sebesar 792 meter kubik dengan menggunakan dua Concrete Pump.
 
Pengecoran diawali dari dua sisi, yaitu sisi Timur ke sisi Barat (CP1), dan dari sisi Barat ke sisi Timur (CP2). Pengecoran pertama dilakukan di area chamber sisi utara dan sisi selatan. Kemudian, pada slab tebal 90 cm dengan sistem pengecoran lapis perlapis enam lapis dengan ketebalan per lapisnya 15 sentimeter.
 
Namun, ternyata saat pengecoran tersisa kira-kira 180 meter kubik dengan asumsi panjang 52 meter lebar 11,8 meter. Dan tinggi 30 centimeter hingga akhirnya terjadi penurunan pada baseform sisi barat.
 
"Pengecoran kita hentikan karena penurunan terjadi mulai dari sisi barat ke arah sisi timur. Oleh sebab itu, kami perintahkan seluruh pekerja untuk menjauhi area pengecoran dari lokasi kerja. Beruntung tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif