Menkopolhukam Mahfud MD dalam kegiatan 'Bincang Seru Mahfud' di Graha Sanusi, Universitas Padjajaran (Unpad). Foto: Medcom.id/P Aditya P
Menkopolhukam Mahfud MD dalam kegiatan 'Bincang Seru Mahfud' di Graha Sanusi, Universitas Padjajaran (Unpad). Foto: Medcom.id/P Aditya P

Kampus Diimbau Tidak Batasi Kreativitas Mahasiswa

Nasional menkopolhukam
P Aditya Prakasa • 30 Oktober 2019 13:40
Bandung: Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengimbau kampus tidak membatasi kreativitas mahasiswa. Mahfud menilai lingkungan kampus merupakan salah satu cara membangun demokrasi.
 
"Tadi saya baca tabloid, katanya kampus sudah tidak demokratis, banyak melarang mahasiswa kreatif, melarang diskusi dan memata-matai diskusi. Saya berpikir itu tidak baik, saya pikir kampus biarlah kampus, membangun kehidupan demokrasi," ucap Mahfud dalam kegiatan Bincang Seru Mahfud di Graha Sanusi, Universitas Padjajaran (Unpad), Kota Bandung, Rabu, 30 Oktober 2019.
 
Dia mengatakan selain menjalani kewajiban dari pihak akademik, mahasiswa juga memiliki tradisi. Di antaranya diskusi, seminar, dan kuliah umum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Banyak orang yang IPK-nya tinggi tapi tidak bisa berkembang dengan baik dan tidak bisa mengembangkan masyarakat dengan baik. Maka harus tradisi akademik. Ada diskusi, seminar, pameran buku, lukisan, kuliah umum, studi wisata, itu semua tradisi," kata dia.
 
Berbeda dengan tahun 70 dan 80-an, kata Mahfud, tidak semua mahasiswa bisa membeli buku. Oleh karenanya, buku menjadi bahan diskusi mahasiswa ada saat itu.
 
"Anak-anak mahasiswa itu waktu saya dulu saya kuliah di awal 80-an dulu kan buku jarang, orang tua jarang beli buku, gantian. Ada orang yang mampu beli buku, lalu kemudian kita diskusikan buku itu. Itu enggak ada nilainya, dan ada kesadaran sendiri membangun akademik," ucap dia.
 
Dia meminta agar kegiatan diskusi di kampus tidak dilakukan tertutup dan melanggar aturan hukum. Mahfud berharap mahasiswa bisa berkerja keras untuk mencapai cita-citanya.
 
"Terbuka saja, pimpinan universitas tidak boleh melarang. Mahasiswa harus kreatif, karena ketika pimpinan yang tampil di etalase pemerintah, dulunya aktivis yang banyak diskusi," tandasnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif