Tari Laskar Kalinyamat ditampilkan tim kesenian Kabupaten Jepara pada peringatan Hari Sumpah Pemuda di Simpang Lima, Semarang.
Tari Laskar Kalinyamat ditampilkan tim kesenian Kabupaten Jepara pada peringatan Hari Sumpah Pemuda di Simpang Lima, Semarang.

Tari Laskar Kalinyamat Tampil pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Nasional pahlawan
Rhobi Shani • 29 Oktober 2019 13:52
Jepara: Tari Laskar Kalinyamat tampil di parade seni pada peringatan Hari Sumpah Pemuda di lapangan Simpang Lima, Semarang. Sebanyak 14 penari siswi SMA Negeri 1 Tahunan tampil memukau. Rute parade dimulai dari Jalan Pahlawan menuju lapangan Simpang Lima, pada Senin, 28 Oktober 2019.
 
Kepala SMA Negeri 1 Tahunan, Bambang Supriyanto, mengatakan sengaja menampilkan tari Laskar Kalinyamat untuk mengajak masyarakat menguatkan kembali persatuan lewat tauladan salah satu pemimpin perempun dari Jepara, yaitu Ratu Kalinyamat.
 
"Kiprah dan perjuangan Ratu Kalinyamat harus kita tauladani. Demi kedaulatan nusantara, Ratu Kalinyamat tidak pernah membeda-bedakan latar belakang suku bangsa. Setiap diminta bantuan kerajaan mana saja, Ratu Kalinyamat selalu mengirimkan pasukan membantu mengusir Portugis," kata Bambang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tari Laskar Kalinyamat yang ditampilkan di hadapan petinggi polisi di Jawa Tengah itu, menggambarkan semangat dan kegigihan pasukan Ratu Kalinyamat dalam bersiap menggempur penjajah. Pasukan itu, adalah pasukan gandewa.
Semangat dan kegigihan itu pun ditunjukan para penari, meski di bawah terik tetap menari dengan semangat di sepanjang rute yang dilalui.
 
"Anak-anak yang ikut menari juga dari latar belakang agama yang berbeda-beda, tapi tetap kompak bersatu padu. Persatuan seperti ini yang harus terus digelorakan di kalangan remaja tanpa membedakan latar belakang bahasa, suku, agama," kata Bambang.
 
Seorang penari, Vega Yuan, mengaku senang dapat tampil di Parade Seni dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ini. Baginya ini momentum yang langka.
 
"Ya, meskipun capek tapi seneng. Bisa tampil dan tahu ragam seni budaya di Jawa Tengah. Sebagai pemuda sudah semestinya bersatu, karena kalau bersatu ya indah dan damai. Contohnya hari ini, berbagai jenis seni budaya tampil bersama-sama," ungkap Vega.
 
Tim kesenian Kabupaten Jepara tampil di belakang kesenian barongan yang dibawakan perwakilan Kabupaten Pati. Di belakangnya, Peragaan busan batik karnival dari Kabupaten Pekalongan.
 
Penampilan kali ini, hasil kerja bersama Dewan Kesenian Daerah, Polres Jepara, dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jepara.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif