Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (Medcom.id/Rizky)
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (Medcom.id/Rizky)

Kota Bogor Mulai Susun Anggaran Kendaraan Dinas Listrik

Rizky Dewantara • 15 September 2022 16:36
Bogor: Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) perihal penggunakan mobil listrik untuk kendaraan dinas atau operasional para pejabat di pemerintahan daerah maupun pusat. 
 
"Saya sangat menyambut baik terkait Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Listrik (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah," ungkap Bima, di Bogor, Jawa Barat, Kamis, 15 September 2022.
 
Ia menyatakan, dalam mengikuti instruksi tersebut hal pertama yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, yakni menghitung anggaran pengadaan kendaraan listrik tersebut dan akan dimasukan dalam anggaran perubahan daerah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam pelaksanaannya, lanjut Bima, bisa dengan skema mengonversi kendaraan dinas yang ada dengan kendaraan listrik atau membeli unit kendaraan baru dengan apbd.
 
Baca juga: Bima Arya Klaim Harga Pangan di Bogor Stabil

"Karena dalam penyediaan kendaraan bertenaga listrik diperlukan kajian yang mendalam, terutama terkait standar biayanya agar dianggarkan oleh Pemkot Bogor," ucap dia.
 
Bima melanjutkan. selain pengadaan kendaraan listrik, tahun ini pihaknya juga menginginkan adanya stasiun pengisian listrik (charger stasiun) yang ditempatkan di Alun-Alun Kota Bogor dan di Balai Kota Bogor. 
 
"Kami pastikan tahun ini pengadaan charger stasiun untuk kendaraan listrik di alun-alun dan di balai kota akan dikerjakan," terang dia.
 
Bima juga berharap, dengan banyaknya atau masifnya penggunaan kendaraan mobil listrik di Kota Bogor bisa menurunkan harga kendaraan listrik agar lebih terjangkau. Karena fase berikutnya adalah pengadaan transportasi publik berbasis tenaga listrik yang pihaknya akan jajaki secara serius. 
 
"Semoga saja tahun depan konversi kendaraan biasa menjadi listrik bisa terwujud," tambahnya.

 
(MEL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif