Menparekraf Sandiaga Uno di Desa Wisata Kampong Melayu, Pontianak, Kalbar. (Istimewa)
Menparekraf Sandiaga Uno di Desa Wisata Kampong Melayu, Pontianak, Kalbar. (Istimewa)

Curhat Ibu di Pontianak Lestarikan Batik, Sandiaga: Hadirkan Pelatihan

Media Indonesia.com • 01 Agustus 2022 15:12
Pontianak: Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi Desa Wisata Kampong Melayu BML, Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam kunjungan itu, Sandiaga bertemu dengan perajin batik dan pelatih tari, Dina Anggraini, 40. 
 
Pada kesempatan itu, Dina menunjukan cara membatik kepada Sandiaga sekaligus mengenalkan anak-anak yang sedang berlatih tari di Rumah Seni Budaya, Kampong Melayu. Dina curhat kepada sandiaga soal keterbatasannya mengembangkan bantik tulis khas pontianak.
 
"Kita enggak pakai lama langsung memberikan solusi kepada Ibu Dina, kelompok masyarakat, dan pelaku ekonomi kreatif di Kampong Melayu ini dengan diadakan pelatihan batik cap", kata Sandiaga, dalam keterangannya, Minggu, 31 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sandiaga memberikan bantuan berupa kegatan pelatihan membatik dengan metode tempel atau cap. Solusi itu diharapkan bisa menghapus kendala yang dialami pelaku ekonomi kreatif di Kampong Melayu.
 
Selain itu, kendala lain juga dialami pada latihan menari. Tidak adanya cermin besar membuat para penari kesulitan saat berlatih. Sandiaga lantas memberikan cermin besar untuk Rumah Seni Budaya, Kampong Melayu. 
 
"Karena ingin belajar menari jadi ingin kaca besar, saya akan memberikan cermin besar. Tapi ini keliatannya perlu diukur dulu ya, kita ukur dulu, enggak pakai lama, nanti cermin besar dihadirkan disini," jelas Sandiaga. 

Baca: Kemenparekraf Dorong Peningkatan Kapasitas SDM Desa Wisata di Garut


Dina mengaku sangat senang dengan kehadiran Sandiaga, lantaran bisa menghadirkan solusi. Dia menerangkan dengan diadakannya pelatihan membatik cap, diharapkan harga batik yang kelak dipasarkan bisa relatif lebih murah ketimbang batik tulis.
 
"Harapan kami rumah ini bisa lebih dikenal masyarakat. Saya juga berterimakasih nanti diadakan pelatihan batik cap di sini, sama cermin besar buat nari anak-anak jadi bisa lebih mudah untuk berlatih," kata Dina. 
 
Sandiaga berharap dengan adanya pelatihan batik cap akan meningkatkan penjualan, penghasilan, dan ekonomi masyarakat. Sehingga semakin banyak wisatawan yang datang ke Kampong Melayu dan batik Pontianak bisa terkenal.
 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif