Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Oky Lukmansyah)
Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Oky Lukmansyah)

Transaksi Nontunai di Kota Depok Baru 40 Persen

Nasional transaksi non tunai
Octavianus Dwi Sutrisno • 21 Februari 2020 19:55
Depok: Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok, Jawa Barat, Miftah Sunandar, menyebut, tren pembayaran nontunai di Kota Seribu Belimbing baru mencakup 40 persen. Salah satu medium transaksi nontunai di Depok menggunakan sistem Quick Response Indonesia Standard (QRIS) yang digagas Bank Indonesia.
 
"Kami bersama pengusaha dan pemerintah masih terus berupaya menyosialisasikan program QRIS, sambil mengevaluasi pemakaiannya," ucap Miftah, Jumat, 21 Februari 2020.
 
Menurut dia, seharusnya kebijakan nasional yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia didukung oleh seluruh elemen ekonomi. Namun diakuinya, peralihan dari transaksi konvensional ke pembayaran dengan cara yang lebih modern tak bisa langsung 100 persen diterapkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebagai contoh seperti awal penggunaan kartu BPJS Kesehatan, untuk beralih tidak bisa spontan," bebernya.
 
Baca juga: Pasar Nontunai Pertama di Kota Malang Diresmikan
 
Miftah mengatakan kebijakan QRIS juga berkesinambungan, seiring dengan munculnya  berbagai dompet digital yang mempermudah setiap proses transaksi keuangan.
 
"Kami juga mendukung keberadaan dompet digital. Namun kembali lagi sosialisasi harus dilakukan dengan gencar, dalam sebulan kami terus melakukan pengenalan (QRIS) sampai tiga kali," jelasnya.
 
Disisi lain, perekonomian di kota berjuluk Seribu Belimbing, imbuh dia, terpantau mengalami peningkatan. Terutama dari segi Usaha Menengah Kecil Masyarakat (UMKM) pascapilpres 2019. 
 
"Terbukti pajak yang dihasilkan dari para pengusaha UMKM, properti, mencapai Rp300 miliar yang menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Depok. Belum lagi pajak dari PBB, itu tinggi terutama diperoleh dari pajak parkiran mal," pungkasnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif