Ilustrasi - Sejumlah petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2020). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/
Ilustrasi - Sejumlah petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2020). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/

Warga Tolak Pemakaman Jenazah Perawat PDP Covid-19

Nasional Virus Korona
Mustholih • 10 April 2020 13:03
Semarang: Warga Desa Sewakul, Ungaran, Semarang, Jawa Tengah, menolak desanya menjadi tempat pemakaman jenazah yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Jenazah itu seorang perawatRumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi, Semarang, Jawa Tengah.
 
Perawat perempuan berinisial NK itu meninggal di RS Kariadi setelah sempat dirawat selama tiga pekan. Statusnya masih status pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19.
 
"Beliau PDP, tapi hasil kami belum tahu persis. Meninggal kemarin jam 12.25 WIB. Kita tidak tahu persis, hanya saya saat itu ikut dalam iring-iringan jenazah. Saat menuju Ungaran ditelepon, terjadi penolakan masyarakat. Kita diminta berhenti menunggu negosisasi, tapi tidak ada kata sepakat," kata Humas RSUP Dokter Kariadi, Rochyatun, Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 10 April 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akhirnya, kata Rochyatun, perawat RSUP dr Kariadi itu dimakamkan di pemakaman umum Bergota, Semarang. Pemakaman ini terletak tak jauh dari RSUP dr Kariadi.
 
Baca:15 Petugas Medis di Indramayu Diisolasi
 
"Almarhumah dimakamkan pada pukul 20.00 WIB di pemakaman umum Bergota," ujar Rochyatun.
 
Rochyatun menyayangkan warga Sewakul, Ungaran, menolak pemakaman jenazah itu. Padahal mendiang sendiri adalah warga setempat.
 
"Beliau berdomisili di Sewakul. Bagi kami sebagai rekan kerjanya, beliau merupakan pahlawan kemanusiaan," jelas Rochyatun.
 
Sebelum meninggal dengan status PDB, kata Rochyatun, NK sempat mendapat tugas merawat pasien yang terpapar virus korona. Namun belum bisa dipastikan apakah NK terpapar virus korona usai merawat pasien.
 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif