Pedagang menjual daging sapi dan kerbau pada tradisi meugang menjelang Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriyah di Kompleks Pasar Induk Bina Usaha Meulaboh, Minggu, 1 Mei 2022. ANTARA/Teuku Dedi Iskandar
Pedagang menjual daging sapi dan kerbau pada tradisi meugang menjelang Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriyah di Kompleks Pasar Induk Bina Usaha Meulaboh, Minggu, 1 Mei 2022. ANTARA/Teuku Dedi Iskandar

Pemkab Aceh Barat Pastikan Stok Daging Segar Mencukupi

Nasional kebutuhan pokok Daging Sapi Harga Daging Idulfitri 1443 Lebaran 2022
Antara • 02 Mei 2022 23:32
Meulaboh: Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan ketersediaan daging segar bagi masyarakat saat momentum Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah aman dan mencukupi.
 
“InsyaAllah, stok daging segar untuk kebutuhan masyarakat saat Lebaran aman,” kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat, Danil Adrial, Senin, 2 Mei 2022.
 
Baca: Libur Lebaran, Objek Wisata di Paser Terapkan Prokes Ketat

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan jumlah ketersediaan ternak menjelang Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah pada tahun ini terdiri dari sapi jantan sebanyak 534 ekor dan kerbau jantan sebanyak 1.300 ekor.
 
Sedangkan jumlah ternak kambing yang tersedia sebanyak 832 ekor, sedangkan jumlah unggas ayam yang tersedia di Kabupaten Aceh Barat mencapai sebanyak 31.227 ekor.
 
Ia juga mengatakan berdasarkan pemantauan penjualan harga daging segar ternak sapi dan kerbau di Aceh Barat, pada momentum tradisi Meugang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, harga jual daging segar berkisar antara Rp170 ribu hingga Rp190 ribu per kilogram.
 
"Sedangkan pada hari biasanya, harga jual daging segar seperti kerbau dan sapi berada di kisaran harga Rp150 ribu hingga Rp160 ribu per kilogram," jelasnya.
 
Danil Adrial menambahkan prosesi penyembelihan hewan ternak di Kabupaten Aceh Barat, tetap dilakukan sesuai dengan standar operasional yang berlaku yaitu dengan menerapkan sistem Keur Master.
 
Menurutnya, setiap hewan ternak yang akan disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Kabupaten Aceh Barat, harus melalui proses Keur Master yang dilakukan pemeriksaan kondisi hewan ternak oleh tenaga kesehatan hewan yang bertugas memeriksa dan menentukan kualitas daging setelah disembelih.
 
"Sehingga masyarakat dapat mengkonsumsi daging yang aman, sehat dan utuh (ASUH)," ungkapnya.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif