Pedagang cabai sedang menjaga dagangannya di pasar Naikoten Kota Kupang. ANTARA/Kornelis Kaha
Pedagang cabai sedang menjaga dagangannya di pasar Naikoten Kota Kupang. ANTARA/Kornelis Kaha

Harga Cabai di Kota Kupang Tembus Rp110 Ribu per Kilogram

Antara • 06 April 2022 15:12
Kupang: Harga cabai merah besar di sejumlah pasar tradisional di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengalami kenaikan. Terhitung dari semula Rp77.500 per kilogram kini sudah mencapai Rp110 ribu pada minggu pertama bulan Ramadan.
 
"Akibat kenaikan harga cabai ini, permintaan akan cabai menurun yang mana semula sekitar 20-30 kilogram per hari, kini mencapai 15 kilogram saja susah," kata Leo, pedagang cabai merah di Pasar Kasih, Naikoten, Kota Kupang, Rabu, 6 April 2022.
 
Baca: Harga Bahan Pokok di Tangsel Masih Tinggi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Leo mengatakan kenaikan harga cabai merah itu bukan karena adanya kelangkaan, namun karena harga per kilonya dinaikkan oleh petani cabai itu sendiri.
 
Selain itu dampak kenaikan itu juga karena pasokan cabai dari petani di Kabupaten Kupang terhenti, sehingga harus didatangkan dari Kabupaten Belu.
 
Para petani cabai merah misalnya menaikkan harga Rp105 ribu per kilogram sehingga mengakibatkan para pedagang cabai di pasar itu juga menaikkan lagi harganya.
 
Tak hanya itu, kenaikan juga terjadi pada cabai merah biasa dimana dari semula hanya Rp50 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp80 ribu per kilogram.
 
"Sementara cabai merah keriting dari semula Rp60 ribu kini naik menjadi Rp90 ribu per kilogram," jelas Leo.
 
Hal yang sama juga disampaikan oleh Ani pedagang di pasar Oebobo Kota Kupang. Menurut dia, sejumlah petani cabai di Kabupaten Kupang kebanyakan beralih menjadi penanam padi.
 
"Jadi pasokan berkurang dan harga pun naik karena harus pesan dari lokasi yang jauh," ungkap Ani.
 
Lebih lanjut Yustina pembeli yang ditemui saat berbelanja cabai mengaku terkejut dengan kenaikan harga cabai di pasaran di Kota Kupang.
 
"Saya sering belanja di sini, tetapi harganya kini melambung tinggi. Terpaksa saya cari harga Rp10ribuan. Tetapi ternyata ukurannya juga kecil," beber Yusnita.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif