medcom.id, Jakarta: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca dan kondisi laut selama dua hari ke depan cukup baik. Kondisi ini sangat kondusif untuk melakukan pencarian AirAsia QZ8501 yang hilang kontak di koordinat 03.22.46 Lintang Selatan dan 108.50.07 Bujur Timur atau di atas perairan antara Belitung dan Kalimantan.
"Dalam dua tiga hari ini waktunya sangat optimum untuk melakukan pencarian. Sangat kondusif," ujar Kepala BMKG Andi Eka Sakya, di Kantor Pusat BMKG, Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2014).
Perairan Bangka Belitung dan Selat Karimata kemungkinan hanya diguyur hujan gerimis dalam beberapa hari ke depan. Adapun ketinggian ombak diperkirakan di bawah 1,5 meter. Arus laut juga diperkirakan tidak jauh berbeda. "Ini sangat baik untuk kapal pencari, baik dari Basarnas, TNI, maupun negara tetangga," ujar dia.
Namun, kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga sekitar tanggal 1 Januari 2015. Tanggal 2-3 Januari diperkirakan akan ada pembentukan awan hujan cumolonimbus. "Ada pembentukan di kawasan Malaysia dan bergerak ke Selatan. Kita harapkan pencarian segera dapat mengeluarkan hasil," harap Andi.
medcom.id, Jakarta: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca dan kondisi laut selama dua hari ke depan cukup baik. Kondisi ini sangat kondusif untuk melakukan pencarian AirAsia QZ8501 yang hilang kontak di koordinat 03.22.46 Lintang Selatan dan 108.50.07 Bujur Timur atau di atas perairan antara Belitung dan Kalimantan.
"Dalam dua tiga hari ini waktunya sangat optimum untuk melakukan pencarian. Sangat kondusif," ujar Kepala BMKG Andi Eka Sakya, di Kantor Pusat BMKG, Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2014).
Perairan Bangka Belitung dan Selat Karimata kemungkinan hanya diguyur hujan gerimis dalam beberapa hari ke depan. Adapun ketinggian ombak diperkirakan di bawah 1,5 meter. Arus laut juga diperkirakan tidak jauh berbeda. "Ini sangat baik untuk kapal pencari, baik dari Basarnas, TNI, maupun negara tetangga," ujar dia.
Namun, kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga sekitar tanggal 1 Januari 2015. Tanggal 2-3 Januari diperkirakan akan ada pembentukan awan hujan cumolonimbus. "Ada pembentukan di kawasan Malaysia dan bergerak ke Selatan. Kita harapkan pencarian segera dapat mengeluarkan hasil," harap Andi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JCO)