Kalianda: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat trafik kendaraan pribadi dan penumpang lintas Bakauheni-Merak turun sekitar 23 persen. Mulai H-7 pada Jumat, 18 Desember hingga H-4 pada Selasa, 22 Desember 2020, tercatat total penumpang yang menyebrang dari Pulau Sumatra ke Pulau Jawa mencapai 108.000 orang, sedangkan tahun lalu 139.900 orang.
"Walau trafik pengguna jasa alami penurunan dampak dari pandemi covid-19, trafik mobil pribadi yang menyeberang dengan ferry cukup ramai tiap harinya, karena masyarakat memilih perjalanan via darat menggunakan kendaraan pribadi," kata ujar Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin, melansir Lampost, Rabu, 23 Desember 2020.
Selanjutnya, diikuti kendaraan roda dua sebanyak 2.594 unit atau naik satu persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.566 unit. Kemudian mobil pribadi mencapai 13.173 unit atau mengalami penurunan 23 persen.
Baca: Gereja di Depok Diminta Rayakan Natal secara Virtual
Sementara total seluruh kendaraan yang menyeberang dari Bakauheni ke Merak sejak H-7 hingga H-4 mencapai 27.624 unit atau turun 7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu.
Trafik serupa juga terjadi pada lintas Merak-Bakauheni. Data Posko Merak sejak H-7 hingga H-3 mencatat jumlah total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera sebanyak 138.700 orang. Jumlah itu turun 27 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu, sebanyak 189.000 orang.
Kemudian, diikuti kendaraan roda dua sebanyak 3.200 unit atau turun 29 persen sebanyak 4.500 unit. Kemudian kendaraan pribadi roda empat sebanyak 18.900 unit atau turun 13 persen dari realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 21.800 unit.
Shelvy mengimbau pengguna agar tetap mewaspadai cuaca buruk yang terjadi selama Desember. Yakni meningkatnya intensitas hujan dan gelombang di berbagai wilayah perairan Indonesia.
Kalianda: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat trafik kendaraan pribadi dan penumpang lintas Bakauheni-Merak turun sekitar 23 persen. Mulai H-7 pada Jumat, 18 Desember hingga H-4 pada Selasa, 22 Desember 2020, tercatat total penumpang yang menyebrang dari Pulau Sumatra ke Pulau Jawa mencapai 108.000 orang, sedangkan tahun lalu 139.900 orang.
"Walau trafik pengguna jasa alami penurunan dampak dari pandemi covid-19, trafik mobil pribadi yang menyeberang dengan ferry cukup ramai tiap harinya, karena masyarakat memilih perjalanan via darat menggunakan kendaraan pribadi," kata ujar Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin, melansir Lampost, Rabu, 23 Desember 2020.
Selanjutnya, diikuti kendaraan roda dua sebanyak 2.594 unit atau naik satu persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.566 unit. Kemudian mobil pribadi mencapai 13.173 unit atau mengalami penurunan 23 persen.
Baca: Gereja di Depok Diminta Rayakan Natal secara Virtual
Sementara total seluruh kendaraan yang menyeberang dari Bakauheni ke Merak sejak H-7 hingga H-4 mencapai 27.624 unit atau turun 7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu.
Trafik serupa juga terjadi pada lintas Merak-Bakauheni. Data Posko Merak sejak H-7 hingga H-3 mencatat jumlah total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera sebanyak 138.700 orang. Jumlah itu turun 27 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu, sebanyak 189.000 orang.
Kemudian, diikuti kendaraan roda dua sebanyak 3.200 unit atau turun 29 persen sebanyak 4.500 unit. Kemudian kendaraan pribadi roda empat sebanyak 18.900 unit atau turun 13 persen dari realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 21.800 unit.
Shelvy mengimbau pengguna agar tetap mewaspadai cuaca buruk yang terjadi selama Desember. Yakni meningkatnya intensitas hujan dan gelombang di berbagai wilayah perairan Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)