Ilustrasi. (Foto: AFP/Bay Ismoyo)
Ilustrasi. (Foto: AFP/Bay Ismoyo)

Kadin Jatim Sepakat Upah Minimum 2021 Tak Naik

Nasional perindustrian upah jawa timur
Amaluddin • 27 Oktober 2020 18:53
Surabaya: Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, sepakat dengan keputusan Menteri Ketenagakerjaan yang menetapkan upah minimum 2021 tak naik.
 
"Ini sangat penting demi percepatan pemulihan ekonomi yang terdampak covid-19. Kita tahu saat ini pandemi dan perusahan-perusahan masih memikirkan bagaimana membayar gaji sesuai UMR (upah minimum regional)," kata Adik, Selasa, 27 Oktober 2020.
 
Adik berharap para karyawan dan buruh bisa memahami situasi saat ini. Roda ekonomi masih membutuhkan waktu untuk bangkit setelah terdampak pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Disnaker Jatim Segera Bahas UMP Bersama Pengusaha dan Buruh
 
Menurut dia, jika upah minimum tidak naik, setidaknya ada kesempatan untuk memulihkan ekonomi Jatim yang sempat kontraksi hingga minus 5,9 persen pada kuartal II/2020, bahkan lebih parah dari nasional yang minus 5,2 persen.
 
"Mudah-mudahan teman-teman karyawan dan buruh bisa memahami situasi saat ini," ujarnya.
 
Adik mengungkapkan hampir seluruh sektor ekonomi mengalami kesulitan, khususnya sektor industri, yang tidak bisa berjalan dengan normal terdampak pandemi covid-19. Andai upah 2021 tetap naik, ia khawatir membuat penyedia kerja kelimpungan.
 
"Saya kira mereka memahaminya, sehingga bisa memberi waktu kepada pengusaha untuk kembali dalam pemulihan ekonomi ini," jelasnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif