Foto udara banjir yang menggenangi enam desa di wilayah Kecamatan Kroya, Cilacap, Jateng, Kamis, 19 November 2020. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria
Foto udara banjir yang menggenangi enam desa di wilayah Kecamatan Kroya, Cilacap, Jateng, Kamis, 19 November 2020. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

4.275 Jiwa Terdampak Banjir Cilacap

Nasional banjir bandang bencana alam bencana banjir
Media Indonesia.com • 20 November 2020 23:28
Cilacap: Banjir yang terjadi di Cilacap, Jawa Tengah, masih belum surut. Hingga Jumat, 20 November 2020, banjir masih merendam 46 desa di 15 kecamatan di Cilacap, dengan 4.275 jiwa terdampak.
 
Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap, Tri Komara Sidhy, mengatakan banjir di Cilacap masih belum surut. Ada sejumlah kecamatan yang cukup parah di antaranya adalah Kroya, Sidareja dan Bantarsari.
 
"Sampai sekarang, ada 46 desa yang tersebar di 15 kecamatan masih terendam banjir. Pengungsi jumlahnya juga masih ribuan," kata Tri Komara, melansir Mediaindonesia.com.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Sudah Tiga Hari Cilacap Terendam Banjir
 
Dia menerangkan, pengungsi akibat bencana banjir tercatat 1.463 keluarga atau 4.275 jiwa. Mereka mengungsi ke sekolah, balai desa dan tempat lain yang aman dari bencana banjir.
 
"Banjir yang terjadi sejak tiga hari lalu akibat curah hujan yang tinggi. Volume air yang tinggi mengakibatkan 24 titik tanggul jebol," ujarnya.
 
Sebelumnya, juga terjadi bencana tanah longsor di 14 desa yang tersebar di 3 kecamatan. Longsor mengakibatkan 61 rumah mengalami kerusakan baik berat, sedang dan ringan.
 
"Empat rumah di antaranya roboh. BPBD bersama tim relawan terus memberikan bantuan logistik kepada para pengungsi dan mereka yang terdampak bencana," tukasnya.

 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif