ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Depok Karawang Siaga 1 Covid-19

Nasional ridwan kamil Virus Korona covid-19 pandemi covid-19
Antara • 05 Januari 2021 17:09
Bandung: Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mengatakan Kota Depok dan Kabupaten Karawang berstatus siaga 1. karena sudah sebulan berada di zona merah risiko penularan covid-19.
 
"Keterisian ruang isolasinya juga seperti di Karawang sudah darurat, keterisian 110 persen. Jadi ini mungkin rekor terburuk untuk yang sudah ada," katanya di Gedung Sate Bandung, Selasa, 5 Januari 2021.
 
Ia mengatakan, pemerintah provinsi sudah meminta dukungan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya untuk mengendalikan penularan covid-19 di Kota Depok dan Kabupaten Karawang. Dia menilai,libur Natal 2020 dan tahun baru 2021 ikut memengaruhi peningkatan kasus covid-19 di wilayah Jawa Barat.
 
"Di Jabar ada peningkatan, jadi kami berkesimpulan bahwa libur panjang kemarin memang masih berdampak,  tapi tidak setinggi libur panjang sebelumnya," terangnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Positivity Rate Covid-19 Indonesia Mencapai 15,4%
 
Ia menjelaskan, persentase pasien covid-19 yang sembuh di Jawa Barat terus meningkat dan saat ini mencapai hampir 85 persen. Angka itu lebih tinggi dari angka kesembuhan tingkat nasional sebesar 82 persen.
 
"Tingkat kematian juga makin turun. Alhamdulillah kita di angka 1,3 persen, sementara rata-rata kematian di nasional itu ada di tiga persen," ucapnya.
 
Dia memastikan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya meningkatkan kapasitas fasilitas pelayanan kesehatan dalam menangani pasien covid-19. Salah satunya yakni gedung milik negara dipersiapkan untuk merawat pasien covid-19.
 
"Kapasitas perawatan yang terus kita upayakan dan alhamdulillah gedung-gedung negara TNI Polri yang dipersiapkan untuk merawat sudah berfungsi," jelasnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif