Ilustrasi anak punk.Antara/Rony Muharrman
Ilustrasi anak punk.Antara/Rony Muharrman

Kerap Palak Masyarakat, Satpol PP Razia Anak Punk di Bandar Lampung

Lampost • 11 Oktober 2021 08:29
Lampung: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bandar Lampung merazia anak punk yang kerap meresahkan masyarakat. Bahkan, anak jalanan itu melakukan pemukulan terhadap warga yang enggan memberikan sejumlah uang.
 
Kasatpol PP Bandar Lampung, Suhardi Syamsi, mengatakan anak punk kerap berpindah-pindah tempat. "Mereka ini pindah-pindah tempat mangkal. Ketika kami ke tempat yang diduga ada mereka, ternyata pergi tidak menetap lagi," kata Suhardi, Minggu, 10 Oktober 2021.
 
Pihaknya juga akan berkordinasi dengan Polresta Bandar Lampung dan Dinas Sosial untuk menentukan langkah selanjutnya jika mengamankan anak-anak punk.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau ada indikasi pidana kami serahkan ke Polresta, jika tidak kami koordinasi dengan Dinsos untuk dilakukan pembinaan dan pendataan serta sosialisasi kepada mereka," katanya.
 
Baca: Bikin Konten Kekerasan, 4 Remaja di Kulon Progo Ditangkap Polisi
 
Untuk menangani anak punk itu juga, pihaknya pun tidak memiliki panti untuk menampung anak-anak punk. Sementara, pihaknya juga tidak ingin menggabungkan anak punk ke panti remaja tidak mampu dan memiliki keinginan keterampilan.
 
"Kalau mereka digabung sama anak-anak panti remaja, takutnya nanti menggangu kenyamanan anak binaan keterbatasan ekonomi," katanya
 
Sebelumnya, seorang warga, Riki Sianggih Wijaya, 28, menjadi korban pengeroyokan sekelompok anak punk di Jalan Majapahit Enggal, Taman Gajah, Jumat malam, 8 Oktober 2021, sekitar pukul 23.00 WIB. Warga Kemiling itu dianiaya karena tidak diberi uang.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif