ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Dicopot karena Pungli, Mantan Lurah Paninggilan Utara Jadi Staf BKPSDM

Hendrik Simorangkir • 18 Agustus 2021 23:44
Tangerang: Tamrin, mantan Lurah Paninggilan Utara yang di nonaktifkan karena meminta uang tanda tangan sebesar Rp250 ribu dari anak yatim untuk mengurus surat ahli waris kini dapat jabatan baru. Tamrin kini menduduki staf di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang.
 
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengatakan Tamrin menjadi staf BKPSDM sambil menunggu penyelidikan selesai. Penyelidikan pungutan liar itu masih dilakukan oleh Inspektorat dan BKPSDM Kota Tangerang.
 
"Tadi saya cek ke BKPSDM, yang bersangkutan sudah non-job dari lurah. Sekarang yang bersangkutan jadi staf di BKPSDM," kata Arief di Tangerang, Rabu, 18 Agustus 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Korban Meninggal di Gunung Bawakaraeng Jadi Tiga Orang
 
Menurut Arief alasan pihaknya menjadikan Tamrin sebagai staf BKPSDM  karena sudah tak lagi memiliki jabatan. Tamrin dipastikan baru  menerima sanksi usai pemeriksaan selesai.
 
"Iya baru bisa diterapkan sanksi, jika hasil pemeriksaannya sudah selesai," jelas Arief.
 
Arief menjelaskan dirinya tak mengetahui sanksi apa yang akan diberikan kepada Tamrin. Kemungkinan dia menambahkan salah satu sanksi adalah pemberhentian sebagai ASN.
 
"Jika dia (Tamrin) terbukti salah, sanksi beratnya ya bisa diberhentikan," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif