Ilustrasi--Vaksinasi PMK di Dusun Pangganglele, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Jawa Timur/istimewa.
Ilustrasi--Vaksinasi PMK di Dusun Pangganglele, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Jawa Timur/istimewa.

Jatim Minta Kuota 1 Juta vaksin PMK

Media Indonesia.com • 29 Juni 2022 15:41
Surabaya: Pemerintah Provinsi Jawa Timur meminta kuota 1 juta vaksin hewan ternak guna mengatasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Saat ini pemprov tengah mendata jumlah hewan ternak yang membutuhkan vaksin.
 
"Yang sudah datang saat ini baru 100 dosis untuk uji coba vaksinasi. Kemudian akan datang lagi 1.000 dosis, nah inilah yang akan kita gunakan dan distribusikan untuk proses vaksinasi," kata Sekretaris Dinas Peternakan Jawa Timur, Aftabuddin di Surabaya, Rabu, 29 Juni 2022.
 
Aftabudin mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan bimbingan teknis kepada petugas vaksin (vaksinator) PMK. Menurutnya vaksin PMK ini tidak seperti vaksin pada umumnya, bahkan kemasan vaksin berbeda sehingga vaksinator perlu diberi pelatihan khusus.
 
Baca juga: Polisi Sekat Masuk Ternak Perbatasan Aceh-Sumut Antisipasi PMK

"Pelatihan ini yang melaksanakan pemerintah pusat yang mendatangkan ahli dari Perancis tempat produksi vaksin PMK. Insyaallah lusa sudah mulai dilakukan vaksinasi," ujar dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, vaksin akan diprioritaskan untuk daerah yang terdampak PMK tinggi. Selain itu, lanjut Aftabudin, prioritas utamanya kepada sapi perah setelah itu sapi bibit dan sapi potong.
 
"Karena jumlah vaksin ini terbatas dan impor, sambil menunggu vaksin yang sedang diproduksi oleh Pusat Veteriner farma (Pusvetma) yang akan didistribusikan ke seluruh Indonesia," jelasnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif