Ilustrasi banjir. Dok: BNPB
Ilustrasi banjir. Dok: BNPB

Pemkab Kotim Diminta Gesit Tangani Korban Banjir

Antara • 27 Mei 2022 07:49
Kalteng: Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Darmawati, meminta pemerintah kabupaten cepat tanggap terhadap kondisi masyarakat yang saat ini menjadi korban banjir.
 
"Pemerintah wajib memastikan bagaimana kondisi warga kita yang menjadi korban banjir. Kalau ada yang memerlukan bantuan, maka harus segera dibantu," kata Darmawati di Sampit, Jumat, 27 Mei 2022.
 
Saat ini, beberapa kawasan di Kotawaringin Timur dilanda banjir. Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir bersamaan dengan air pasang Sungai Mentaya diduga menjadi penyebab banjir. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketinggian permukaan air di beberapa kawasan di wilayah selatan seperti di Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan dan Teluk Sampit, naik tinggi saat sungai sedang pasang. Kondisi bertambah parah jika saat bersamaan terjadi hujan.
 
Salah satu desa yang terendam banjir adalah Desa Natai Baru Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Banjir di desa ini sudah terjadi sejak empat hari terakhir.
 
Baca: Banjir Putus Akses Jalan Trans Sulawesi Mamuju-Majene
 
Kondisi ini juga menjadi perhatian Darmawati yang merupakan legislator dari daerah pemilihan Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit dan Pulau Hanaut. Banjir menyebabkan warga tidak bisa bekerja karena sebagian besar profesi mereka adalah bertani. Ia menuturkan perlu pendataan siapa saja yang memerlukan bantuan.
 
"Anggaran yang dialokasikan untuk belanja tidak terduga tahun ini cukup besar, yaitu Rp5 miliar. Jadi jangan sampai warga yang sedang mengalami musibah tidak dibantu. Mohon ini jadi perhatian," kata Darmawati.
 
Sementara itu, musim pasang Sungai Mentaya saat ini memang sedang tinggi. Seperti yang terjadi di Jalan Baamang I Kelurahan Baamang Hulu Kecamatan Baamang, air pasang hampir mencapai jalan.
 
Begitu pula anak Sungai Mentaya seperti Sungai Sampit di Desa Bagendang Tengah Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Saat sungai pasang, air merendam pekarangan rumah warga yang posisinya lebih rendah.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif