Medan: Banjir dan tanah longsor menerjang Mandailing Natal, Sumatra Utara, akibat intensitas hujan yang tinggi. Banjir merendam enam kecamatan di wilayah Pantai Barat.
Petugas berusaha mengevakuasi warga terdampak. Namun, Bupati Mandailing Natal, Muhamad Jafar Suheri Nasution, mengatakan longsor yang menutup jalan membuat tim kesulitan mengakses wilayah banjir.
“Ada beberapa titik longsor menuju lokasi banjir, sehingga membuat tim kesulitan, ” kata Jafar dalam tayangan Metro Siang di Metro TV, Minggu, 19 Desember 2021.
Jafar menyebut saat ini Mandailing Natal mengalami bencana di beberapa kecamatan. Namun, banjir yang terparah berada di Muara Batang Gadis wilayah Pantai Barat.
Hingga kini pemerintah daerah belum bisa menjangkau lokasi banjir pantai barat karena terdapat 15 titik longsor di jalan lintas provinsi. Kondisi tanah yang labil, membuat tanah longsor dan menimbun badan jalan. Imanuel Rymaldi Matatula
Medan: Banjir dan tanah longsor menerjang
Mandailing Natal, Sumatra Utara, akibat intensitas hujan yang tinggi. Banjir merendam enam kecamatan di wilayah Pantai Barat.
Petugas berusaha mengevakuasi warga terdampak. Namun, Bupati Mandailing Natal, Muhamad Jafar Suheri Nasution, mengatakan longsor yang menutup jalan membuat tim kesulitan mengakses wilayah banjir.
“Ada beberapa titik longsor menuju lokasi banjir, sehingga membuat tim kesulitan, ” kata Jafar dalam tayangan
Metro Siang di
Metro TV, Minggu, 19 Desember 2021.
Jafar menyebut saat ini
Mandailing Natal mengalami bencana di beberapa kecamatan. Namun, banjir yang terparah berada di Muara Batang Gadis wilayah Pantai Barat.
Hingga kini pemerintah daerah belum bisa menjangkau lokasi banjir pantai barat karena terdapat 15 titik longsor di jalan lintas provinsi. Kondisi tanah yang labil, membuat tanah longsor dan menimbun badan jalan. Imanuel Rymaldi Matatula
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SUR)