Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad. Medcom.id/Octavianus Diw Sutrisno
Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad. Medcom.id/Octavianus Diw Sutrisno

Depok Siapkan Contraflow dan Park and Ride

Nasional lalulintas
Octavianus Dwi Sutrisno • 06 Agustus 2019 17:46
Depok: Dinas Perhubungan tengah mempersiapkan sejumlah program tertib berlalu lintas. Di antaranya memberlakukan sistem contraflow di Jalan Arief Rahman Hakim dan sistem park and ride untuk menyokong angkutan umum yang tengah disiapkan.
 
Wilayah jalan protokol kota tersebut merupakan penghubung antara Jalan Margonda dan Beji Kota Depok selalu menjadi biang kemacetan yang setiap pagi. Penerapan contraflow untuk mengurai kemacetan di kawasan tersebut sesegera mungkin.
 
Namun, Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad menyebut program park and ride membutuhkan persiapan yang cukup panjang. Perlu ada fasilitas parkir khusus dan armada transportasi umum yang mumpuni agar warga Depok dapat nyaman berpindah menggunakan angkutan umum masal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihaknya telah mengajukan bus dari Kementerian Perhubungan dan Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) yang berperan sebagai penyedia jas.
 
"Ini kita namakan Margonda Commuter Bus, saya sudah minta minimal 10, ini melihat kapasitas parkir di Balaikota," beber Idris di Gedung Balaikota Depok, Selasa 6 Agustus 2019.
 
Khusus hari Sabtu dan Minggu, warga Depok yang hendak bepergian dengan menggunakan bus komuter bisa memarkirkan kendaraannya di Balaikota tanpa dipungut bayaran.
 
"Sebagai pemicunya, agar mereka mau parkir disini (Balaikota). Saya akan mengeluarkan SK sesuai Peraturan Daerah tentang masalah biaya parkir maksimal itu Rp10 ribu di mal dan lain-lain," tegasnya.
 
Balaikota merupakan fasilitas umum. Tarif bus komuter juga masih dibicarakan dengan Dinas Perhubungan Kota Depok.
 
"Kita belum tahu, harganya berapa. Tetapi, saya sudah imbau agar murah (tarif bus komuter). Nanti seluruhnya akan kita luncurnya di akhir Agustus 2019," paparnya.
 
Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana menyebutkan, seluruh program tersebut disusun untuk menjalankan konsep Joyfull Traffic Managenent (JoTram). Konsep tersebut meliputi penyediaan area parkir khusus kendaraan bermotor, penyampaian pesan-pesan untuk menaati rambu-rambu lalu lintas, jalur berlawanan arah (contra flow), kanalisasi jalur cepat-lambat, penataan ojek online, pembangunan underpass.
 
"Rute Margonda Commuter Bus, nantinya hanya mengitari beberapa lokasi di Jalan Margonda Raya seperti sentra bisnis, balaikota, mal, terminal. Ini, dalam rangka mendukung rekayasa lalu lintas yang akan kita jalankan," tandasnya.
 


 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif