Barang bukti ponsel rekondisi dalam penggerebekan pabrik di Tangerang, Banten. Foto: Medcom.id/Hendrik Simorangkir
Barang bukti ponsel rekondisi dalam penggerebekan pabrik di Tangerang, Banten. Foto: Medcom.id/Hendrik Simorangkir

Pemilik Pabrik Ponsel Rekondisi di Tangerang Dicegah ke Luar Negeri

Nasional ponsel
Hendrik Simorangkir • 11 Oktober 2019 17:41
Tangerang: Tiga orang pemilik pabrik ponsel rekondisi beromzet Rp300 miliar di Tangerang masih diburu polisi. Ketiga orang itu berinisial, Alx, Stev, dan DNS.
 
Kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Dicky Ario, mengatakan pihaknya juga telah meminta pihak imgrasi untuk mencegah ketiganya kabur ke luar negeri.
 
"Masih dalam pengejaran," kata Dicky kepada Medcom.id, Jumat, 11 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dicky mengungkapkan, ketiganya merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang masih dalam proses pencarian.
 
Sebelumnya polisi sudah menangkap empat warga negara Tiongkok dan 10 warga Indonesia dari industri rumahan tersebut.
 
"Sebanyak 14 orang sudah kita tangkap semua. Empat WNA itu berperan sebagai pengawas dan 10 WNI sebagai pekerjanya," jelas Dicky.
 
Dalam satu tahun omzet penjualan telepon genggam rekondisi berbagai merek itu mencapai Rp300 miliar. Bisnis haram ini sudah dilakoni pelaku selama empat tahun.
 
"Kita mengamankan ribuan HP dari merek terkenal. Belum kita hitung semua totalnya. Keuntungan yang mereka dapatkan dari penjualan satu HP berkisar Rp500-Rp1 juta," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim, di lokasi penggerebakan Ruko De Mansion Nomor B 16 dan B 9, Jalan Jalur Sutera, Alam Sutera, Kota Tangerang, Jumat, 6 September 2019.
 
Dalam menjalankan bisnisnya, kelompok ini sengaja mendatangkan gawai bekas dari Tiongkok dan pasar lokal di Indonesia. Di ruko sewaan ini, mereka menyulap gawai yang sudah soak menjadi seakan baru.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif