Mantan Ketua DPD Partai Berkarya, Lilis Lusiana Yunus, saat menerima SK dari Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi, Endang Suherman. Foto: Dok
Mantan Ketua DPD Partai Berkarya, Lilis Lusiana Yunus, saat menerima SK dari Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi, Endang Suherman. Foto: Dok

Anies Effect, Puluhan Pengurus Partai Berkarya Kabupaten Bekasi Eksodus ke NasDem

Antonio • 07 Februari 2023 16:19
Bekasi: Sebanyak 96 pengurus Partai Berkarya Kabupaten Bekasi memutuskan pindah ke Partai NasDem. Penyebabnya, Partai NasDem merupakan partai pertama pengusung Anies Baswedan, sebagai bakal calon presiden di Pilpres 2024.
 
Ditambah, tidak lolosnya partai besutan Tommy Soeharto itu sebagai peserta Pemilu 2024. Mantan Ketua DPD Partai Berkarya, Lilis Lusiana Yunus, mengatakan, keputusan pindah ke Partai NasDem sudah final. Dirinya pun sudah menyampaikan formulir pendaftaran ke DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi.
 
"Siap, fix pindah ke Nasdem. Tiga dikali 23 (orang pengurus) DPC plus 27 pengurus DPD siap hijrah ke NasDem," katanya kepada Medcom.id, Selasa, 7 Februari 2023.
 
Baca: Mantan Ketua PKB Kabupaten Bekasi Pindah ke Partai NasDem

Dia mengatakan, ada sejumlah alasan lain sehingga pihaknya memilih NasDem sebagai kendaraan politik untuk maju dalam Pileg 2014.  Selain karena sosok Anies Baswedan, ia juga yakin partai besutan Surya Paloh tersebut bakal meraup kursi yang besar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selain karena NasDem adalah yang pertama mengusung Anies Baswedan juga karena saya melihat peluang Nasdem untuk meningkatkan perolehan kursi di 2024 sangat besar," ujarnya.
 
Saat ini, dirinya akan fokus untuk melakukan kerja-kerja politik di daerah pemilihan (dapil) yang ada di Kabupaten Bekasi.
 
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi, Warja Miharja, menyambut baik hal ini. Karena, terdapat sosok-sosok potensial yang dapat menambah perolehan kursi partainya di parlemen. "Target kami tujuh kursi (di DPRD Kabupaten Bekasi)," katanya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif