Ilustrasi lahan tambang. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Ilustrasi lahan tambang. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Pemerintah Cabut Izin Tambang Babarina di Sultra

Nasional tambang ilegal
06 Maret 2019 12:26
Jakarta: Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM Yunus Saefulhak memastikan izin usaha pertambangan (IUP) PT Babarina Putra Sulung (BPS) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), sudah dicabut. Pencabutan izin dilakukan oleh Pemerintah Sultra.
 
"IUP Nomor SK 08/DPM/PTSP/I/2018 tidak tercatat dalam Minerba One Map Indonesia (MOMI)," kata Yunus melalui keterangan tertulis, Rabu, 6 Maret 2019.
 
Menurut Yunus, pengawasan dan pembinaan adalah kewenangan provinsi. "IUP (Babarina) untuk batuan dan tidak terdaftar di MOMI," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yunus menegaskan IUP Babarina sudah dicabut sementara. Karena itu aneh jika masih menambang. "Izin sudah dicabut dan nekat nambang nikel, ya mestinya ditangkap pemda atau aparat polisi," ujarnya.
 
Sebelumnya, Panitia Khusus DPRD Sultra telah mengeluarkan rekomendasi bernomor 160/685 tertanggal 27 Desember 2018 yang diteken Ketua DPRD Abdurrahman Saleh untuk mencabut IUP PT BPS. Dalam rekomendasi itu disebut tiga alasan pencabutan.
 
Pertama, terkait terminal PT BPS yang sampai saat ini belum memiliki rekomendasi penetapan lokasi dari gubernur. Izin penetapan lokasi juga belum didapat dari Menteri Perhubungan serta izin pembangunan dan pengoperasian dari Dirjen Perhubungan Laut.
 
Kedua, dalam kegiatan pertambangan, PT BPS telah melakukan kegiatan dalam kawasan hutan produksi terbatas dan tidak memiliki izin pinjam pakai kawasan hutan.
 
Ketiga, dalam aktivitas pengelolaan tambang, PT BPS terbukti menyalahgunakan izin. SK IUP 08/DPM-PTSP/1/2018 yang dikantongi PT BPS tercatat memiliki izin tambang batuan seluas 89,16 hektare. Faktanya, terjadi aktivitas penambangan ore nikel. Pansus DPRD mengategorikan hal ini sebagai ilegal mining.
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif