Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali I Made Rentin (tengah) bersama Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra dan jajaran saat meninjau lokasi gempa di Trunyan, Kabupaten Bangli, Sabtu (16/10). Antara/HO-BPBD Bali.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali I Made Rentin (tengah) bersama Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra dan jajaran saat meninjau lokasi gempa di Trunyan, Kabupaten Bangli, Sabtu (16/10). Antara/HO-BPBD Bali.

243 Rumah Warga di Karangasem Rusak Berat Akibat Gempa

Nasional Gempa Bumi BMKG Gempa Bali
Whisnu Mardiansyah • 18 Oktober 2021 00:00
Denpasar: Sebanyak 243 rumah warga Karangasem mengalami rusak berat akibat guncangan gempa bumi 4,8 magnitudo yang terjadi pada Sabtu, 16 Oktober. Ratusan rumah lainnya mengalami rusak ringan. 
 
Berdasarkan perkembangan data pada Minggu, 17 Oktober pukul 16.20 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem mencatat selain kerusakan rumah dengan kategori rusak berat, sebanyak 300 rumah warga rusak ringan dan 3 lainnya rusak sedang. Selain kerusakan di sektor pemukiman, gempa mengakibatkan kerusakan berat pada 21 unit pelinggih atau bangunan suci, 6 paseh dan 2 candi. Satu candi lainnya rusak ringan.
 
Dampak kerusakan juga terjadi pada fasilitas pendidikan 1 unit dan 3 titik akses jalan yang tertutup material longsor.  Kerusakan di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, ini tersebar di beberapa desa di 4 kecamatan, antara lain Desa Ban dan Dukuh (Kecamatan Kubu), Rendang dan Pempatan (Rendang), Jungutan (Bebandem) dan Amerta Buana (Selat).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dampak korban jiwa di kabupaten ini tercatat seorang warga meninggal, 6 luka berat dan 69 luka ringan. Warga yang mengalami luka-luka telah mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan setempat. 
 
Baca: Kerugian Material Gempa di Kabupaten Karangasem Capai Rp1 Miliar
 
Bupati Karangasem telah menetapkan surat keputusan tanggap darurat dengan nomor 328/HK/2021. Status tanggap darurat berlaku tujuh hari, terhitung tanggal 16-22 Oktober 2021. 
 
Selain di Karangasem, gempa yang terjadi pada pukul 03.18 WIB dengan kedalaman 10 kilometer juga berdampak di Kabupaten Bangli. Sebanyak 26 unit rumah warga rusak berat di kabupaten ini, sedangkan 9 rusak sedang dan 2 rusak ringan. BPBD Kabupaten Bangli mencatat fasilitas umum dan aset warga yang terdampak antara lain kantor desa satu unit, puskesmas 1, bumdes 1, rumah ibadah 2, dapur 2 dan MCK 2.
 
Dampak korban jiwa di wilayah ini tercatat 2 warga meninggal, 2 luka berat dan 5 luka ringan. BPBD menginformasikan sebanyak 5 KK atau 19 jiwa mengungsi akibat gempa. 
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif